• Post 1
  • Post 2
  • Post 3

Pages

Membahagiakan Orang Lain


 
Twitter : @BundaPenolong

Ada seorang pemuda terkena penyakit yang mengharuskan usus kecilnya dipotong sepanjang satu meter. Setelah operasi dilakukan, ternyata penyakit yang dideritanya tidak juga hilang. Operasi...
itu dilakukan sekedar membuang bagian ususnya yang sudah rusak.

Selama proses penyembuhan dari operasi, pemuda itu harus berpuasa selama 10 hari. Tidak makan dan tidak minum. Dia mendapatkan cairan tubuhnya hanya dari infus. Sesudah itu barulah dia bisa menerima minuman dan setelah beberapa hari kemudian mulai bisa makan makanan cair.

Selama berpuasa setelah operasi, saat masih terbaring di rumah sakit, istrinya menghubungi saya dan menceritakan keadaan suaminya. Lewat istrinya saya menganjurkan agar pemuda itu mengembangkan pikiran yang penuh cinta kasih.

Setelah keluar dari rumah sakit, pemuda itu datang menemui saya. Dia mengatakan bahwa saat terbaring di rumah sakit - saat merasakan kesakitan yang besar dan merasa sedih karena ternyata penyakitnya tidak bisa disembuhkan - sulit bagi dirinya untuk mengembangkan pikiran penuh cinta kasih.

Dia berkata "Saya sendiri sangat membutuhkan pertolongan. Keadaan saya sangat buruk. Bagaimana mungkin saya bisa mengembangkan pikiran cinta kasih? Bukankah saya sendiri yang sebenarnya harus dikasihani?"

Saya berkata, "Sejak Anda mulai memikirkan diri sendiri, sejak Anda mulai menuntut, maka pada saat itulah Anda mulai merasa menderita. Sebaliknya, sejak Anda mulai memikirkan orang lain, mengharapkan orang lain bahagia, justru pada saat itulah Anda mulai merasa bahagia. Dengan mengembagnkan pikiran penuh cinta kasih, saya berharap semoga penderitaan yang Anda rasakan bisa berkurang."

Pemuda-pemudi ketika masih berpacaran, mereka sangat memperhatikan pasangannya. Mereka berusaha saling membahagiakan pasangannya. Oleh karena ingin membahagiakan pasangannya, perasaan mereka dipenuhi kebahagiaan. Tetapi setelah menikah, biasanya mereka mulai banyak berharap kepada pasangannya.

Mereka menuntut pasangannya untuk ini dan itu, menuntut pasangannya untuk bersikap begini dan begitu. Ketika mereka mulai memikirkan diri sendiri dan mulai banyak menuntut, pada saat itulah penderitaan mulai datang.

Penderitaan datang saat kita menuntut orang lain untuk membahagiakan kita. Sebaliknya, kebahagiaan datang justru saat kita ingin membahagiakan orang lain.

(Dikutip dari buku : Bersahabat Dengan Kehidupan – Sri Pannyavaro)

Tuhan memberkati.....
 
[ Read More ]

Stop membandingkan !



 Pada suatu ketika,
Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak.

Suatu hari, katak yg kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput:
...

"Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"

Siput menjawab: "Kalian kaum katak mempunyai empat kaki & bisa melompat ke sana ke mari,
Tapi saya mesti membawa cangkang yg berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih."

Katak menjawab: "Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing2, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak)."

Dan seketika, ada seekor elang besar yg terbang ke arah mereka, siput dg cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang...

Akhirnya siput baru sadar... ternyata cangkang yg di milikinya bukan merupakan suatu beban... tetapi adalah kelebihannya...

Pesan: Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dg orang lain. Keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan...
Lebih baik pikirkanlah apa yg kita miliki, hal tersebut akan membawakan lebih banyak rasa syukur & kebahagiaan bagi kita sendiri...

BERKAT tidak selalu berupa emas, intan permata atau uang yg banyak bukan pula saat kita tinggal dirumah mewah & pergi bermobil.

Namun BERKAT adalah saat kita kuat dalam keadaan putus asa dan tetap BERSYUKUR saat tak punya apa²...

Bisa tetap TERSENYUM saat diremehkan....

Tuhan memberkati...
 
[ Read More ]

Lagu Bapa Kami ala ydannip

Ya pokoknya bisa nyanyi deh.....
silahkan.....

lagu 1

lagu 2
[ Read More ]

Ya Tuhanku, Kenapa Engkau Tidak Menolongku?


 Pada suatu ketika,
Ada seorang laki - laki yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan - bulan musim penghujan sudah dimulai.
...

Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik maupun hujan lebat.

Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir.

Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa. Daerah tersebut pelan-pelan mulai terisolir. Orang - orang sudah banyak yang mulai mengungsi dari daerah tersebut, takut kalau permukaan air semakin tinggi.

Lain dengan orang-orang yang sudah mulai ribut mengungsi, lelaki tersebut tampak tenang tinggal dirumah. Akhirnya datanglah truk penyelamat berhenti di depan rumah lelaki tersebut.

“Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin tinggi”, teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut.

S lelaki menjawab: “Tidak, terima kasih, anda terus saja menolong yang lain. Saya pasti akan diselamatkan Tuhan. Saya ini kan sangat rajin berdoa.”

Setelah beberapa kali membujuk tidak bisa, akhirnya truk tersebut melanjutkan perjalanan untuk menolong yang lain.

Permukaan air semakin tinggi. Ketinggian mulai mencapai 1.5 meter. Lelaki tersebut masih di rumah, duduk di atas almari.

Datanglah regu penolong dengan membawa perahu karet dan berhenti di depan rumah lelaki tersebut.

“Pak, cepat kesini, naik perahu ini. Keadan semakin tidak terkendali. Kemungkinan air akan semakin meninggi.

Lagi-lagi laki-laki tersebut berkata: ” Terima kasih, tidak usah menolong saya, saya orang yang beriman, saya yakin Tuhan akan selamatkan saya dari keadaan ini.

Perahu dan regu penolongpun pergi tanpa dapat membawa lelaki tersebut.

Perkiraan banjir semakin besar ternyata menjadi kenyatan. Ketinggian air sudah sedemikian tinggi sehingga air sudah hampir menenggelamkan rumah-rumah disitu. Lelaki itu nampak di atas wuwungan rumahnya sambil terus berdoa.

Datanglah sebuah helikopter dan regu penolong. Regu penolong melihat ada seorang laki-laki duduk di wuwungan rumahnya. Mereka melempar tangga tali dari pesawat. Dari atas terdengar suara dari megaphone: ” Pak, cepat pegang tali itu dan naiklah kesini. “, tetapi lagi-lagi laki-laki tersebut menjawab dengan berteriak:”Terima kasih, tapi anda tidak usah menolong saya. Saya orang yang beriman dan rajin berdoa. Tuhan pasti akan menyelamatkan saya.

Ketinggian banjir semakin lama semakin naik, dan akhirnya seluruh rumah di daerah tersebut sudah terendam seluruhnya.

Bagaimana nasib lelaki tersebut?

Lelaki tersebut akhirnya mati tenggelam.

Di akhirat dia dihadapkan pada Tuhan. Lelaki ini kemudian mulai berbicara bernada protes:”Ya Tuhan, aku selalu berdoa padamu, selalu ingat padamu, tapi kenapa aku tidak engkau selamatkan dari banjir itu?”

Tuhan menjawab dengan singkat: “Aku selalu mendengar doa-doamu, untuk itulah aku telah mengirimkan Truk, kemudian perahu dan terakhir pesawat helikopter. Tetapi kenapa kamu tidak ikut salah satupun?

Sebuah cerita menarik. Demikian juga dalam kehidupan kita, kita bekerja dan selalu melakukan doa kepada Tuhan. Dan Tuhan sudah sering mengirimkan “truk”, “perahu”, dan “pesawat” kepada kita, tapi kita tidak menyadarinya.

Ya Tuhan, bukalah hatiku ini, agar aku lebih peka terhadap sapaanMu.
 
[ Read More ]

Sesuatu yang Indah



TAK ADA LAGI yang beres! Pertama, Ibu sakit, dan tak ada yang tahu kapan beliau akan sembuh. Sekarang Rob harus tinggal dengan paman dan bibinya sementara ayahya membawa ibunya ke dokter spesia...
lis di sebuah kota yang letaknya jauh. Pikirannya suram ketika ia melewati gereja dalam perjalanan ke sekolah.

"Pagi anak muda".Pak Barry tua, petugas kebersihan gereja, sedang memandang ke kaca jendela bergrafir yang menghadap ke jalanan di depan gereja itu. "Bapak tidak pernah habis berpikir alangkah hebatnya keterampilan orang yang menciptakan kaca bergrafir ini".

Rob memandang ke atas. Ia tidak pernah memperhatikan jendela itu sebelumnya, dan ia juga tidak terkesan sekarang. Kaca jendela tersebut terbuat dari sekumpulan potongan kaca yang gelap warnanya, dan tidak indah sama sekali. Melihatnya mengernyitkan dahi, Pak Barry berbicara lagi. "Pasti kamu belum pernah melihat kaca jendela ini tertimpa sinar matahari.

Begini saja... mampir lagi sepulang dari sekolah, maka Bapak akan memperlihatkan sesuatu yang indah kepadamu. OK?"

Ketika ia mendekati gereja tersebut dalam perjalanan pulangnya sore itu, ia melihat Pak Barry sedang sibuk membersihkan daun-daun yang berjatuhan di halaman gereja itu. Dengan tersenyum, sang petugas kebersihan menyalami Rob, dan beberapa menit kemudian membawanya ke pelataran gereja.

"Lihatlah!"Ia membalikkan tubuh Rob hingga menghadap ke kaca jendela bergrafir itu. Sungguh indah tampaknya ketika tertimpa sinar matahari. "Lumayan berbeda bila kamu melihatnya dari sisi ini, kan ?" lanjut Pak Barry.

"Tahukah kamu, terkadang Bapak pikir bahwa hidup adalah seperti itu. Dari sudut pandang kita tampaknya mungkin gelap dan membosankan, terutama ketika kita mengalami masa sulit. Tapi dari sudut pandang Allah setiap potongan kecilnya klop secara pas".

Rob memandang ke jendela tersebut. Ia melihat bahkan potongan - potongan kaca berwarna gelapnyapun, yang digunakan sebagai mata Yesus dan rambut ikal seorang anak kecil, kelihatan indah bercahaya. Sang artis sungguh mengetahui apa yang dikerjakanya ketika menggunakan setiap potongan kaca itu. Suatu hari Rob akan dapat melihat bahwa Allah juga mengetahui apa yang dikerjakan-Nya.

"Sekarang aku hanya mengnenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal"
1 Korintus 13 : 12

"PERCAYAKANLAH HIDUP KAMU KEPADA ALLAH"

Tuhan memberkati....
 
[ Read More ]

Latihan Pertama

waduh nggak nyangka hasil karyaq selesai dah......
Pengen Tau ....?????
silahkan
[ Read More ]

Sel Kulit Berhasil Diubah Jadi Otot Jantung

BBC Ilustrasi : Ilmuwan mengubah sel kulit menjadi sel otot jantung.
HAIFA, KOMPAS.com — Ilmuwan Israel lewat eksperimennya berhasil mengubah sel kulit menjadi sel otot jantung. Hasil penelitian tersebut diharapkan bisa mengatasi masalah penderita gagal jantung.
"Apa yang baru dan mengagumkan dari penelitian kami adalah mungkin mengambil sel kulit dari orang tua dan menderita gagal jantung dan kemudian mengubahnya menjadi sel otot jantung yang sehat di cawan laboratorium yang ekuivalen dengan sel jantung saat dia lahir," kata Lior Gepstein dari Technion-Israel Institute of Technology di Haifa, Israel, yang memimpin riset tersebut.
Dengan pengembangan otot jantung dari jaringan milik pasien sendiri, masalah penolakan jaringan yang biasa dialami pada saat transplantasi organ bisa dicegah.
Dalam penelitian tersebut, ilmuwan mengambil jaringan kulit dari dua pria yang mengalami gagal jantung. Jaringan kulit ini diberi perlakuan untuk mendukung terapi sel punca.
Sel-sel yang dihasilkan dari jaringan kulit penderita menjadi identik dengan sel-sel otot jantung yang sehat. Ketika sel diujicobakan untuk transplantasi pada jantung tikus, sel-sel mulai membangun jaringan yang menyatu dengan jaringan otot jantung yang "alami".
Meski demikian, Gepstein mengatakan, studi lebih lanjut masih perlu dilakukan agar bisa menerapkan teknik ini pada manusia.
"Ini adalah area studi yang sangat menjanjikan. Namun, kita masih harus melangkah jauh sebelum penemuan ini bisa diaplikasikan di klinik," kata dr Mike Knapton dari British Heart Foundation, menanggapi hasil riset tersebut.

sumber 
[ Read More ]

Mikroba Laut Dalam Bernapas di Lingkungan Minim Oksigen

Chris Gash Ilustrasi mikroba di lapisan sedimen laut dalam.
AARHUS, KOMPAS.com - Lingkungan laut dalam sangat minim nutrisi. Namun, di lingkungan ini, mikroba laut dalam bertahan hidup dari sejak 86 juta tahun yang lalu, sebelum dinosaurus punah.

Ilmuwan asal Aarhus University di Denmark yang meneliti komunitas mikroba di Samudera Pasifik menemukan bahwa makhluk hidup tersebut bisa hidup di lingkungan minim oksigen.

"Kita tak bisa mengetahui pada tingkat berapa mereka bermetabolisme. Ini sangat lambat, mirip seperti mati suri," kata Hans Roy, peneliti, seperti dikutip New York Times, Senin (21/5/2012).

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Science baru-baru ini, Roy mengukur konsentrasi oksigen di lapisan sedimen di lepas pantai Hawaii dengan kedalaman 30 meter di bawah permukaan.

Roy mengukur jumlah oksigen yang berdifusi ke setiap lapisan sedimen. Jumlah oksigen yang "hilang" menunjukkan jumlah yang dikonsumsi mikroba yang ada.

Roy menemukan, mikroba hanya mengkonsumsi 0,001 femtomole oksigen setiap harinya. Lebih mudahnya, oksigen yang dikonsumsi mikroba ini selama 10 tahun sama dengan sekali hirupan manusia.

"Mikroba ini mampu hidup dengan ketersediaan energi yang sangat terbatas. Seluruh komunitas sepertinya berada pada lingkungan tepat di batas kelaparan," kata Roy.

Komunitas mikroba yang diteliti hingga kini belum banyak diketahui. Dan karena bergerak lambat, semakin sulit bagi ilmuwan untuk mempelajarinya.

sumber 
[ Read More ]

Ditemukan, Katak Berwarna seperti Jeruk

Andreas Hertz Diasporus citrinobapheus
FRANKFURT, KOMPAS.com — Katak berwarna kuning seperti jeruk ditemukan di bagian barat Panama. Penemuannya dipublikasikan di jurnal Zookeys baru-baru ini.

Ilmuwan terkejut ketika menemukan dan memegang katak ini. Mereka menjumpai bahwa warna kuning katak melekat atau tertinggal di jari mereka. Katak jeruk ini dinamai Diasporus citrinobapheus. Pada masa dewasanya, katak ini hanya berukuran 2 cm sehingga sulit ditemukan.

"Walau kami mengetahui bahwa panggilan kawin pejantan spesies ini berbeda dari yang pernah kami dengar sebelumnya, usaha besar dibutuhkan sampai akhirnya bisa menjumpainya di vegetasi," kata Andreas Hertz, pemimpin tim peneliti dari Senckenberg Research Institute di Frankfurt am Main, Jerman.

Jenis katak ini adalah anggota dari famili katak hujan besar yang dalam tahap perkembangannya tak mengalami masa kecebong.

Nama citrinobapheus yang diberikan, dalam bahasa Yunani berarti "pewarna kuning", didasarkan pada warna kuning yang ditinggalkan pada jari peneliti.

"Kita tak bisa mengatakan bahwa pewarna ini bagus untuk pertahanan dari predator karena kita tak menemukan zat racun di situ," kata Hertz seperti dikutip Mongabay, Selasa (22/5/2012).

Hertz mengungkapkan bahwa pewarna mungkin saja tak memiliki fungsi apa pun. Namun, bisa juga pewarna memang berfungsi menghalau predator dengan memiliki rasa pahit walau tak beracun

sumber 
[ Read More ]

Gurita Satwa Cerdas Menyembunyikan Diri

Keren Levi Salah satu bentuk komuflase gurita dengan meniru bentuk dan warna cangkang mollusca.
BEER SHEVA, KOMPAS.com - Gurita memiliki cara cerdas untuk menyembunyikan diri. Satwa ini mengambil karakter suatu objek spesifik di lingkungannya untuk menghindar dari serangan predator.
"Gurita disebut sebagai master kamuflase. Gurita bisa mengubah warna, pola, dan tekstur kulitnya dalam sekejap," kata Noam Josef dari Ben-Gurion University di Israel seperti dilansir situs Livescience, Rabu (23/5/2012).
Josef mengatakan Dengan meniru fitur objek tertentu di lingkungannya, gurita bisa menghasilkan kamuflase efektif yang menipu berbagai jenis predator.
Ada beragam cara satwa melakukan kamuflase. Ada yang hanya meniru objek tertentu di lingkungan, ada pula yang meniru pola dan warna lingkungan secara keseluruhan.
Untuk melihat cara gurita melakukan komuflase, peneliti melihat kenampakan 11 gurita dari 2 spesies, yakni O. cyanea and O. vulgaris di Laut Mediterania dan Laut Merah.
Program komputer akan mencocokkan karakter gurita dengan lingkungannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa gurita hanya cocok dengan bagian lingkungan tertentu saja.
Josef menambahkan, gurita tidak meniru suatu objek secara persis, tetapi memilih fitur tertentu dari objek umum yang dijumpai di lingkungannya.
"Keuntungan dari mekanisme ini adalah kecocokan dengan karakter di lokasi yang relatif luas, walaupun level kecocokan dengan objeknya rendah," kata Josef.
Gurita dikenal mampu mengubah bentuk, warna, dan pola dari suatu objek di lingkungannya. Ciri ini unik mengingat sebenarnya gurita adalah makhluk buta warna.

sumber 
[ Read More ]

Fosil Dinosaurus Berlengan Kecil Ditemukan di Argentina

Diego Pol Eoabelisaurus mefi
BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Palaentolog dari Argentina menemukan fosil tulang-belulang hewan yang hampir utuh dari spesies dinosaurus yang berdiri dengan kaki belakang dan memiliki lengan yang kecil.
Menurut ilmuwan, dinosaurus tersebut termasuk famili Abelisaurus. Golongan dinosaurus tersebut merupakan yang paling umum dijumpai di belahan selatan Bumi pada masa Cretaceous, 70.000-100.000 tahun yang lalu.

"Meskipun demikian, fosil yang kami temukan berasal dari masa 170 juta tahun lalu, dari periode Jurrasic," kata Diego Pol, palaentolog yang menemukan fosil ini seperti dikutip AFP, Jumat (25/5/2012).

Ilmuwan mengungkapkan, dinosaurus yang ditemukan memiliki kemiripan dengan Tyranosaurus rex, tetapi memiliki lengan yang lebih kecil. Jenis dinosaurus yang ditemukan memiliki nama spesies Eoabelisaurus mefi.

Eoabelisaurus mefi ditemukan di Condor Hill, wilayah Chubut, 1.800 km dari kota Buenos Aires di Argentina. Fosil ditemukan selama penggalian oleh tim Edigio Feruglio Museum of Paleontology di Chubut pada tahun 2009.

Abelisaurus hanya ditemukan di belahan selatan wilayah Bumi. Diduga, gurun yang ada di benua purba Pangaea menjadi penghalang persebaran golongan dinosaurus ini.

Argentina menjadi tempat perburuan fosil dinosaurus. Di Argentina, pernah ditemukan fosil Argentinosaurus huinculensis, herbivora raksasa yang panjangnya mencapai 40 meter dan hidup 98 juta tahun lalu. Selain itu, pada tahun 1993 ditemukan Giganotosaurus carolinii yang merupakan dinosaurus karnivora terbesar yang pernah ditemukan.

Penemuan Eoabelisaurus mefi dipublikasikan di jurnal Proceedings of the Royal Society of London.

sumber 
[ Read More ]

Gen Untuk Pil Kontrasepsi Pria

BBC Selama ini alat kontrasepsi bagi pria hanya kondom atau vasektomi.
EDINBURGH, KOMPAS.com - Para ilmuwan mengatakan mereka menemukan gen yang dapat digunakan untuk mengembangkan pil kontrasepsi baru bagi pria.

Eksperimen pada tikus menunjukkan gen yang disebut Katnal1, penting bagi perkembangan terakhir dalam proses produksi sperma.

Para peneliti dari Universitas Edinburgh, mengatakan obat yang mengganggu Katnal1 dapat dijadikan sebagai kontrasepsi.

Pakar kesuburan mengatakan obat semacam itu "jelas diperlukan." Kontrasepsi bagi pria saat ini hanya kondom atau vasektomi.

Para peneliti dari Kesehatan Reproduksi Universitas Edinburgh mengatakan mereka tengah menyelidiki penyebab kemandulan pada pria.

Mereka mengubah kode genetika pada tikus untuk melihat apakah binatang ini menjadi mandul.

Mereka kemudian meneliti mutasi yang menyebabkan kemandulan, yang membuka jalan ditemukannya Katnal1.

Kontrasepsi nonhormonal

Gen ini mengandung protein yang penting bagi sel-sel yang memproses sperma.

Tanpa protein ini, sperma tidak dapat berkembang penuh dan terbuang dari tubuh.

Para ilmuwan berharap mereka dapat melakukan hal serupa pada manusia untuk menghentikan perkembangan sperma tanpa menyebabkan kerusakan permanen.

Salah seorang peneliti, Dr Lee Smith, mengatakan, "Bila kami dapat mencari gen ini dalam testis, maka kami dapat mengembangkan kontrasepsi nonhormonal."

"Yang penting adalah obat seperti ini hanya mempengaruhi sel sperma dalam proses perkembangan akhir, dan tidak mengganggu tahap awal produksi sperma dan kemampuan pria secara keseluruhan untuk memproduksi sperma," kata Dr Smith.

Dr Allan Pacey, dosen senior andrologi di Universitas Shefffield mengatakan kontrasepsi nonhormonal diperlukan bagi pria dan telah lama diupayakan.

Ia menambahkan, "Kunci pengembangan kontrasepi nonhormonal bagi pria adalah sasaran molekul harus spesifik untuk sperma dan sel lain di buah zakar yang diperlukan dalam produksi sperma."

"Gen yang digambarkan dalam penelitian di Edinburgh ini dapat membuka jalan bagi kontrasepsi baru bagi pria, dan juga dapat mengangkat sejumlah masalah lain yang belum terungkap seperti sperma yang tidak berfungsi normal," tambahnya.

sumber 
[ Read More ]

"Soegija", Sebuah Film untuk Perenungan

KOMPAS/RADITYA HELABUMI JAYAKARNA Seniman Butet Kertaradjasa (kanan) saat media gathering film Soegija yang disutradarai Garin Nugroho, di Jakarta, Rabu (16/5/2012). Media gathering dengan moderator Rosiana Silalahi dan Romo Benny Susetyo itu dihadiri sejumlah pemeran film Soegija, yaitu Nirwan Dewanto, Annisa Hertami, dan Andrea Reva.
Oleh Monalisa
Meski mengangkat kisah tentang Romo Soegijapranata namun film "Soegija" tidak hanya menggambarkan sosok uskup pribumi pertama di Indonesia bernama lengkap Albertus Soegijapranata itu saja.

Film garapan sutradara Garin Nugroho itu menampilkan nilai-nilai kemanusiaan universal melalui kisah-kisah di tengah revolusi.

Garin mencoba melukiskan situasi dalam setiap pernyataan yang disampaikan Soegija dalam gambar-gambar khasnya, membuat "Soegija" tidak hanya menuturkan sejarah secara verbal tapi juga menyuguhkannya sebagai ilustrasi kehidupan.

"Karena misal Soegija mengatakan soal penderitaan, kalau tidak digambarkan situasi zamannya seperti apa, itu tidak mungkin. Nanti hanya dialog saja seperti film umumnya," kata Garin usai penayangan film beranggaran Rp12 miliar itu di Jakarta, Kamis (24/5).

Sutradara kelahiran Yogyakarta itu mengumpulkan referensi dari berbagai sumber seperti buku sejarah, buki harian serdadu Belanda dan Jepang, kisah-kisah revolusi dan sahabat-sahabat Mgr. Soegijapranata untuk menghidupkan sisi-sisi kemanusiaan sang uskup.

"Kami mencari cerita-cerita ketika dialog itu dimunculkan. Sumber macam-macam kami kumpulkan untuk ilustrasi situasi pada saat Soegija bicara. Itu yang sangat sulit karena kalau tidak nanti isinya hanya pidato dia saja," tambahnya.

Maka jadilah film sejarah yang sangat "Garin", dengan gambar-gambar bercerita yang disempurnakan dengan muatan dialog dari narasi sarat makna yang dibuat Armantono dan Garin Nugroho.

Sang sutradara tampaknya secara cermat memilih penampilan adegan dengan gambar yang bercerita atau narasi sehingga adegan-adegan dengan format berbeda terasa pas, dan bertambah enak dinikmati dengan tata musik Djaduk Ferianto dan akting para pemain yang natural.

Garin, yang sebagian karya filmnya mendapat penghargaan internasional, menampilkan pemain dengan beragam latar belakang budaya untuk mewujudkan gambaran situasi dan pelaku sejarah yang terkait dalam filmnya.

Pemeran film itu berasal dari beberapa etnis di dalam negeri dan beberapa pemain dari luar negeri. Secara keseluruhan, penggarapan film itu melibatkan 2.775 pemain dari Jawa, Cina, Belanda, dan Jepang.

Perenungan

Film "Soegija" mengisahkan kerja kepemimpinan dengan "silent diplomacy" serta prinsip kebangsaan dan kemanusiaan Soegija pada era 1940-1950

Garin mengangkat sisi-sisi kemanusiaan dari delapan tokoh utama dalam film yang berlatar masa penjajahan Belanda, lalu perebutan kekuasaan oleh Jepang serta masa krisis menjelang dan setelah kemerdekaan.

Meski berlatar zaman perang namun film "Soegija" sama sekali tidak menampilkan adegan-adegan berdarah maupun kekerasan. Tidak ada sosok penjahat juga di sini.

Sang sutradara memilih suasana di pengungsian dan menyusup ke dalam diri tokoh-tokoh utamanya, mengajak penonton merenung dengan menampilkan sisi kemanusiaan mereka dengan gambar yang indah, dialog yang kuat dan iringan musik dramatis.

Dalam film sepanjang 115 menit ini, perang adalah kisah terpecahnya keluarga besar manusia.

Ketika Jepang datang ke Indonesia (1942), Mariyem (Annisa Hertami) terpisah dari Maryono (Abe), kakaknya dan Ling Ling (Andrea Reva) terpisah sang ibu (Olga Lydia).

Keterpisahan itu tidak hanya dialami oleh orang-orang yang terjajah, tetapi juga mereka yang menjajah.

Serdadu Jepang, Nobuzuki (Suzuki), tidak pernah tega terhadap anak-anak karena ia juga punya anak yang selalu ia rindukan di Jepang.

Robert (Wouter Zweers), seorang serdadu Belanda yang merasa menjadi mesin perang hebat, hatinya tersentuh oleh bayi yang ia temukan di medan perang yang membuat dia merindukan ibunya, bukan negaranya.

Sementara bagi Hendrick (Wouter Braaf), perang membuat dia tak bisa memiliki cinta yang dia temukan.

Soegija (Nirwan Dewanto) ingin menyatukan kembali kisah-kisah cinta keluarga besar kemanusiaan yang sudah terkoyak oleh kekerasan perang dan kematian.

Bagi dia, kemanusiaan itu satu meski berbeda berbeda bangsa, agama, asal-usul, dan ragamnya.

Soegija berusaha mewujudkan keinginannya melalui surat menyurat dan pertemuan dengan para pemimpin Indonesia seperti Syahrir, dan Soekarno.

Dia juga mendukung pengorganisasian gerakan pemuda dan pelayanan sosial. Ia menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan melalui kunjungan warga, khotbah dan tulisan-tulisan. "Apa artinya menjadi bangsa merdeka jika kita gagal mendidik diri kita sendiri," katanya.

Menurut Garin, nilai-nilai kemanusiaan yang diyakini oleh Soegijapranata sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini meski dalam perspektif yang berbeda. Yakni bahwa seperti Soegija, para pemimpin seharusnya mampu mengembalikan nilai-nilai kemanusiaan untuk meredam gejolak kekerasan, untuk mendamaikan.

"Film ini merupakan sebuah catatan tepat untuk hari ini. Ini perayaan kegembiraan beragam dan berbangsa. Sudah saatnya tidak ada ketakutan," demikian Garin Nugroho.

sumber 
[ Read More ]

6 Juni Bersejarah bagi Batavia

NASA Transit Venus 8 Juni 2004
JAKARTA, KOMPAS.com — Tanggal 6 Juni 2012 nanti akan menjadi momen yang tepat untuk merayakan peristiwa 251 tahun lalu, salah satu momen yang menandai perkembangan astronomi di Nusantara.

Pada 6 Juni 1761, fenomena astronomi Transit Venus terjadi. Fenomena ini merupakan saat di mana Venus melewati permukaan Matahari, tampak sebagai bintik berwarna hitam, terlihat dari Jakarta.

Kini, seperempat milenium kemudian, Transit Venus kembali terjadi di tanggal yang sama. Transit Venus nantinya akan terjadi selama sekitar 7 jam, mulai sekitar pukul 05.14 WIB hingga 11.50 WIB.

Batavia dan Transit Venus 6 Juni 1761

Fenomena transit Venus terjadi dalam periode waktu dengan formula 8, 121, 5, 8, dan 105,5 tahun. Terakhir, Transit Venus terjadi pada  8 Juni 2004.

Saat Transit Venus berlangsung pada tahun 1761, Jakarta mempunyai peran penting. Astronom asal Inggris, Edmund Halley (penemu komet pertama), merekomendasikan Jakarta sebagai tempat pengamatan terbaik saat itu.

Situs Langitselatan.com menguraikan bahwa pengamatan dari Jakarta (atau Batavia) akan memberikan sumbangan bagi penghitungan jarak Bumi-Matahari, satu tantangan besar dalam dunia astronomi kala itu.

Jarak Bumi-Matahari merupakan konstanta penting dalam sistem heliosentris Coipernicus. Saat itu, jarak Bumi-Matahari akan dihitung dengan metode paralaks dengan memanfaatkan Transit Venus.

Paper Robert H van Gent dari Universitas Utrecht, Belanda, di Proceedings International Astronomicakl Union (IAU) tahun 2005 memaparkan bagaimana pengamatan di Batavia bisa terjadi serta proses dan hasilnya.

Diceritakan bahwa pada tahun 1760 astronom Perancis, Joseph-Nicholas Delisle, mengirimkan surat kepada astronom Belanda, Dirk Klinkenberg, untuk bisa membantu astronom Perancis mengamati Transit Venus di Batavia.

Saat yang sama, Deslie juga mendengar bahwa Royal Society of London akan mengirim dua astronomnya, Charles Mason and Jeremiah Dixon, untuk melihat Transit Venus di Sumatera.

Akhirnya, Deslie berpikir bahwa pengiriman astronom Perancis tak diperlukan. Ia meminta Klinkenberg untuk menghubungi pemerintah VOC di Batavia agar bisa menugaskan orang untuk melakukan pengamatan.

Awalnya, tugas akan diberikan kepada Pieter Hermanus Ohdem, ahli matematika dan navigasi yang saat itu juga berpengalaman mengamati komet Halley. Akan tetapi, ternyata, Ohdem sudah dipulangkan ke Belanda tahun 1760.

Pengamatan Transit Venus akhirnya dipasrahkan kepada Gerrit de Haan, Kepala Departemen Pemetaan di Batavia, dan Pieter Jan Soele yang saat itu menjabat  kapten kapal VOC.

Pengamatan dilakukan dari pantai wilayah Sunda Kelapa, di tanah milik Pastor Johan Maurits Mohr. Sebelum pengamatan, Mohr juga diminta menjadi penerjemah peta pengamatan Transit Venus buatan Deslie.

Pada hari H, pengamatan berhasil dilakukan dari awal sampai akhir transit. Pengamatan dilakukan dengan dua teleskop reflektor Gregorian dengan fokus 18 dan 27 inci, oktan London Instrument, dan jam saku.

Observasi memang dilakukan oleh de Haan dan Soale, tetapi Mohr-lah yang menulis laporan hingga akhirnya diterbitkan di Verhandelingen  tahun 1763.

Setelah 1761, Transit Venus terjadi pada tahun 1769. Menyongsong Transit Venus inilah, Mohr benar-benar mengembangkan dunia astronomi di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah membangun observatorium.

Observatorium yang dibangun Mohr berlokasi di Gang Torong, kawasan Petak Sembilan. Bangunan observatorium telah rusak akibat gempa tahun 1780. Area observatorium kini dipakai sebagai area sekolah SD Katolik Ricci.

6 Juni 2012, ketika sejarah berulang

Transit Venus  akan terjadi lagi pada 6 Juni 2012. Meski Jakarta bukan lagi lokasi terbaik pengamatan, momen Transit Venus kali ini tetap layak dinikmati publik Jakarta dan kota lainnya di Indonesia.

Komunitas astronomi seperti Himpunan Astronom Amatir Jakarta (HAAJ) berencana menggelar pengamatan. Keikutsertaan dalam pengamatan adalah salah satu upaya merayakan momen ini.

Untuk melakukan pengamatan diperlukan teleskop yang dilengkapi filter. Cara-cara pengamatan juga harus diperhatikan sebab berkenaan dengan Matahari yang bisa merusak pengelihatan.

Keikutsertaan meramaikan Transit Venus kali ini bukan hanya berarti menikmati fenomena astronomi semata, melainkan juga turut memperingati betapa Jakarta sudah menyumbangkan "sesuatu" bagi dunia.

Di samping itu, fenomena Transit Venus menjadi peristiwa sekali seumur hidup. Setelah tahun 2012, Venus baru akan melewati piringan Matahari lagi pada tahun 2117.

Momen nanti juga sekaligus menjadi ajang mengenal semesta. Siapa tahu, lebih banyak kalangan, terutama generasi muda, tertarik astronomi. Siapa tahu, nantinya akan ada orang Indonesia yang menemukan planet layak huni.

sumber 
[ Read More ]

Hubble Akan "Melihat" Transit Venus Lewat Bulan

NASA Ilustrasi proses pengamatan Transit Venus teleskop Hubble dengan menggunakan Bulan sebagai cermin.
Foto:
WASHINGTON, KOMPAS.com — Ilmuwan berencana mengobservasi fenomena Transit Venus dengan menggunakan teleskop Hubble milik NASA. Transit Venus adalah fenomena di mana planet Venus melewati muka Matahari, tampak sebagai bintik berwarna hitam.

Untuk mengamati Transit Venus dengan Hubble, ilmuwan memiliki kendala. Cahaya Matahari yang terang bisa merusak instrumen super sensitif pada Hubble. Untuk mengatasinya, ilmuwan akan mengamati Transit Venus pada 6 Juni 2012 nanti lewat Bulan. Bulan berfungsi seperti cermin.

Salah satu tujuannya adalah melihat apakah Hubble bisa digunakan untuk meneliti komposisi atmosfer Venus dengan melihat cahaya matahari yang jatuh padanya.

Astronom saat ini sudah mengetahui komposisi Venus. Pengamatan nanti akan melihat kemungkinan mengaplikasikan teknik yang sama untuk meneliti planet ekstrasurya. Teknik tersebut, harapan astronom, bisa membantu penelitian mencari planet layak huni selain Bumi di semesta.

Dalam proses pengamatan nanti, Hubble akan diarahkan ke satu lokasi di Bulan selama periode transit yang diperkirakan berlangsung selama 7 jam.

Astronom butuh waktu lama untuk observasi. Hanya 0,001 persen cahaya Matahari yang bisa melewati atmosfer Venus dan direfleksikan ke Bulan.

Instrumen Hubble, seperti Advanced Camera for Surveys, Wide Field Camera 3, dan Space Telescope Imaging Spectrograph, akan dipakai untuk mengobservasi transit.

Peralatan Hubble akan mengobservasi transit pada berbagai panjang gelombang, mulai inframerah hingga ultraviolet.

Persiapan observasi nanti telah dilakukan. Astronom telah memotret citra kawah Tycho yang memiliki lebar 80 kilometer. Pengamatan Juni nanti juga akan difokuskan pada lokasi ini.

Transit Venus yang terjadi di bulan depan pernah terjadi pada tahun 2004. Fenomena ini tergolong langka. Setelah tahun ini, Transit Venus baru bisa diamati pada tahun 2117.

Transit Venus juga bisa diamati publik di Indonesia. Lokasi pengamatan terbaik adalah di wilayah Indonesia Timur, mulai Nusa Tenggara Timur, Ambon, hingga Papua.

sumber 
[ Read More ]

 
Copyright © Yohanes Danni Prihartanto is proudly powered by Blogger.com | Blogger Templates Design by Free Blogger Templates
Support by Unique Pictures and Funny Photos | The Second Daily News | Mobile Phone News | Daily Digital Technology