• Post 1
  • Post 2
  • Post 3

Pages

Singa Laut Tak Bisa Mengecap Rasa Manis

Richard G. Fisher Singa laut tak mampu mengecap rasa manis.
PHILADELPHIA, KOMPAS.com - Peihua Jiang dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia menemukan bahwa singa laut dan beberapa karnivora lain ternyata kehilangan kemampuan mengecap rasa manis. Temuan Jiang dipublikasikan di jurnal Proceeding of the National Academy of Science yang terbit pada Senin (12/3/2012).
Untuk sampai pada kesimpulan itu, Jiang melakukan analisis genetik pada 12 spesies pemakan daging dan melakukan observasi pada reseptor rasa yang dimiliki. Sebanyak 12 spesies yang diteliti diantaranya kucing, singa laut, anging laut berbulu, anjing laut Pasifik, berang-berang Asia, anjing hutan, dua spesies mirip kucing disebut fossa, dan linsang, serta lumba-lumba.
Peneliti menemukan bahwa pada spesies di atas, resptor rasa manis tidak berfungsi. Sebab, gen yang mengendalikan produksi protein fungsional yang membantu mengecap rasa manis mengalami mutasi.
Sementara itu, singa laut dan lomba-lumba hidung botol tak hanya kehilangan kemampuan rasa manis, tetapi sensasi rasa gurih. Lumba-lumba bahkan tak mampu mengecap rasa pahit.
Jiang, seperti dikutip situs Livescience, Senin (12/3/2012) mengatakan, "Mereka mungkin tak perlu merasakan untuk mengidentifikasi makanan. Mereka mungkin menggunakan cara lain untuk melakukannya."
Kehilangan kemampuan mengecap rasa manis bisa juga terkait jenis makanan. Daging lebih kaya protein dan lemak darpada karbohidrat sehingga hewan tak perlu mengembangkan kemampuan merasakan manis.
Sebab lain, hewan seperti lumba-lumba biasanya langsung menelan ikan kecil yang didapatkannya. Dengan proses ini, mereka mengabaikan proses merasakan. Jadi, untuk apa punya kemampuan mengecap?

sumber
[ Read More ]

Mencari "Ujung" Pi

Wikipedia Simbol Pi
KOMPAS.com - Pi alias 3,14 sudah tak asing. Hampir setiap orang pernah memakainya, setidaknya semasa sekolah untuk menghitung luas lingkaran atau volume bola.

Meski demikian, tak banyak yang tahu tentang Pi, proses penemuannya hingga misteri yang sampai sekarang belum terpecahkan. Banyak yang cuma menggunakan atau menghafalkannya, tanpa memaknai.

Rabu (14/3/2012) adalah waktu yang tepat untuk mengenal Pi. 14 Maret selalu diperingati sebagai Pi Day. Tanggal ini dipilih sebab dalam format penulisan bulan/tanggal (3/14) tepat merepresentasikan Pi.

Pi telah dikenal selama 4000 tahun. Pi merepresentasikan hubungan antara keliling dan diameter lingkaran. Meski demikian, belum diketahui siapa yang sebenarnya menemukan Pi.

Angka Pi yang dikenal saat ini, 3,14, adalah pembulatan. Sebenarnya, angka Pi adalah 3,141592653.... Ujung Pi, alias angka desimal dari Pi belum ditemukan.

Perlombaan menemukan Pi yang seakurat mungkin alias sebanyak-banyaknya angka di belakang koma dalam Pi adalah salah satu yang menarik untuk diamati.

Masyarakat Babilonia yang melakukan penghitungan menyebutkan bahwa angka Pi adalah sedikit lebih besar dari 3. Besarnya kira-kira 3 1/8 atau 3,125.

Sementara, matematikawan Mesir melakukan penghitungan lagi dan menemukan bahwa Pi adalah 3,16049. Kedua angka tersebut tentu saja belum akurat.

Matematikawan Yunani, Archimedes of Syracrus (287-212 SM), mulai mendekati keakuratan. Dengan menggunakan poligon, ia menyatakan bahwa Pi adalah 3,1485.

Di belahan timur, matematikawan Cina Zhu Chongzhi (429-500 M), semakin mendekati keakuratan. Ia menyatakan dalam pecahan bahwa Pi adalah 355/113 atau 3,1415929.

Kemajuan pencarian Pi mulai terjadi abad 15 dan 17. Matematikawan India (Madhava) dan Jerman (Gottfried Leibniz) menemukan seri Madhava-Leibniz. Pi dinyatakan hingga 11 angka di belakang koma.

Tahun 1707, mulailah diperkenalkan lambang Pi dalam aksara Yunani. William Jones, matematikawan dari Welsh, adalah yang mengenalkannya. Meski demikian, lambang itu baru dipopulerkan oleh Leonhard Euler pada 1737.

Hingga sebelum era komputer, perhitungan Pi yang paling akurat adalah yang dilakukan D.F Ferguson. ia berhasil menghitung nilai Pi hingga 620 angka di belakang koma.

Pada era selanjutnya, kemajuan besar diperoleh. Tahun 1947, perhitungan dengan kalkulator membuahkan hasil nilai Pi hingga 710 angka di belakang koma.

Sementara itu, Takahashi Kanada pada tahun 1999 berhasil menghitung hingga 206.158.430.000 angka di belakang koma dengan Hitachi SR800. Tim Universitas Tokyo berhasil menghitung hingga 1.241.100.000.000 angka di belakang koma.

Rekor terbaru dipegang oleh oleh Shigeru Kondo dan Alexander Yee yang dengan superkomputernya berhasil menghitung Pi hingga 5 triliun angka di belakang koma.

Kondo dan Yee membutuhkan waktu 90 hari untuk menghitung Pi hingga 5 triliun angka di belakang koma. Sebanyak 20 hard disk eksternal dibutuhkan. Verfikasi membutuhkan waktu 68 jam.

Hingga kini, ujung dari Pi belum ditemukan. Bahkan, Pi mungkin tak memiliki ujung. Satu per satu rekor penghitungan Pi akan terkalahkan seiring waktu.

Sementara Pi masih digemari dan berbagai kalangan, kini dikenal Tau. Nilai Tau adalah 2 kali Pi, alias sekitar 6,28. Bilangan ini mulai dikenalkan sejak tahun 2001 dan mulai mendapat banyak dukungan.

Tau dianggap memiliki kelebihan dibanding Pi. Salah satunya, Tau dianggap lebih mudah dipahami dibanding Pi sehingga membantu awam dalam memahaminya.

Entah Pi atau Tau yang dipilih, peringatan Hari Pi bisa menjadi kesempatan bagi siapa pun, terutama oranguta dan pendidik, untuk mengenalkan matematika.

Ada banyak cara untuk merayakannya. Massachusets Institute of Technology, misalnya, mengirimkan surat keputusan pada calon mahasiswa pada Pi Day pukul 6.28 waktu setempat. Ini semacam kompromi antara Tau dan Pi.

Di Indonesia, beragam kegiatan sederhana bisa dilakukan. Permainan yang membantu mengkomunikasikan konsep Pi bisa dilakukan di kelas atau di rumah. Selamat Hari Pi.

sumber
[ Read More ]

Nugget Ini Laku Rp 73 Juta

AP
Rebekah Speight menjual McNugget berbentuk seperti Presiden George Washington di situs lelang eBay dan lalu seharga 8.100 dollar AS atau sekitar Rp 73 juta.
DAKOTA CITY, KOMPAS.com — Perempuan dari Dakota City ini benar-benar kreatif. Dia menyimpan nugget ayam dari restoran cepat saji McDonald’s di situs lelang eBay. Pasalnya, jenis makanan yang biasanya disukai anak-anak itu berbentuk seperti Presiden George Washington. Nugget berusia tiga tahun ini pun laku seharga 8.100 dollar AS atau sekitar Rp 73 juta.

Rebekah Speight menjual McNugget tersebut untuk mengumpulkan dana agar dapat mengirimkan 50 anak ke perkemahan musim panas di Sioux City.  Speight mengatakan, anaknya tidak menghabiskan makanannya ketika berkunjung ke gerai McDonald’s tiga tahun yang lalu. Dia hampir saja membuang sisa makanan ke tempat sampah ketika tiba-tiba matanya tertumbuk pada bentuk nugget tersebut yang mirip dengan siluet Washington. Sejak saat itu, Speight menyimpan nugget itu di lemari pendingin di rumahnya. Ketika memerlukan uang untuk membantu anak-anak, dia teringat dengan harta karunnya yang berupa nugget.

Dia lalu melelang nuggetnya di situs eBay. Upayanya ini sempat terganjal. Bulan lalu, eBay menolak melelang nugget tersebut karena ada aturan di eBay yang melarang penjualan makanan kedaluwarsa. Tetapi ternyata, eBay mengirim surat elektronik lalu memperbolehkan nugget itu dilelang. Lumayan.... (AP/Joe)

sumber
[ Read More ]

Atlet Inggris Dilarang Bersalaman dengan Lawan

Getty Images/Al Bello
Perenang Inggris, Rebecca Adlington (tengah), berlomba pada nomor 400 meter gaya bebas putri British Gas Swimming Championships 2012 di Aquatic Center, London, Inggris, Minggu (4/3).

TERKAIT:
LONDON, KOMPAS.com - Selain bunga tertentu yang harus ditanam, cara bersalaman juga diatur menjelang Olimpiade London.

Asosiasi Olimpiade Inggris (BOA) menyarankan agar para atlet tidak bersalaman dengan lawan mereka dan tidak mendatangi pejabat serta acara seremonial saat Olimpiade. Namun, para ahli etiket khawatir atlet Inggris akan dianggap kasar dan tidak sopan.

BOA khawatir penyebaran penyakit melalui asrama bisa menghambat kemenangan Inggris. Target minimal Inggris adalah menyamai prestasi pada Olimpiade Beijing 2008. Ketika itu Inggris membawa pulang 47 medali.

Pejabat bagian kesehatan BOA, Dr Ian McCurdie, yakin kesehatan pribadi dapat menentukan kesuksesan atau kegagalan tim. ”Dengan alasan itu, wajar jika jabat tangan harus dibatasi. Sulit jika Anda berada dalam resepsi dan bersalaman dengan 20 orang, sedangkan Anda tidak tahu dengan siapa orang tersebut bersalaman sebelumnya,” ujar McCurdie.

Jadi, jangan heran jika nanti melihat kesebelasan Inggris tak bersalaman dengan lawannya sebelum bertanding.... (AP/Joe)

sumber
[ Read More ]

Ilmuwan: Bulan, Penyebab Tenggelamnya Titanic

Bangkai kapal Titanic
SAN ANTONIO, KOMPAS.com- Satu abad setelah bencana  Titanic, beberapa ilmuwan telah menemukan "pelaku yang tak terduga" atas tenggelamnya kapal itu. Si tersangka itu adalah Bulan.
Konfigurasi ini memaksimalkan kekuatan pasang naik oleh Bulan di semua samudra Bumi. Itu luar biasa.
Setiap orang yang mengetahui sejarah atau telah melihat film blockbuster mengenai kapal tersebut tahu bahwa penyebab kecelakaan kapal trans-Atlantik itu 100 tahun lalu adalah kapal menabrak gunung es.
"Namun, hubungan Bulan mungkin menjelaskan bagaimana sangat banyak gunung es berada di jalur Titanic," kata Donald Olson, ahli fisika di Texas State University yang tim ahli astronomi forensiknya meneliti peran Bulan.
Sejak Titanic tenggelam saat dini hari 15 April 1912, dan menewaskan 1.517 orang, para ilmuwan telah bertanya-tanya mengapa Kapten Edward Smith tampaknya mengabaikan peringatan bahwa gunung es berada di daerah tempat kapal itu berlayar.
Smith adalah kapten paling berpengalaman di White Star Liner dan telah berulangkali berlayar serta menjelajahi jalur laut Atlantik Utara. Ia telah diberi tugas untuk memimpin pelayaran perdana Titanic, karena ia adalah pelaut yang hati-hati dan punya pengetahuan.
Gunung es Greenland dengan jenis yang ditabrak Titanic biasanya terpancang di perairan dangkal Labrador dan Newfounland. "Karena besarnya, gunung es itu tak bisa terus bergerak ke arah utara sampai cukup mencair dan bisa mengapung lagi atau air pasang tinggi membebaskannya," kata Olson.
Jadi bagaimana demikian banyak gunung es telah mengambang sampai jauh ke selatan, sehingga gunung es tersebut bisa berada di jalur pelayaran di sebelah selatan Newfoundland pada malam itu?
Tim tersebut menyelidiki spekulasi oleh ahli oseanografi mendiang Fergus Wood bahwa sangat dekatnya Bulan pada Januari 1912 mungkin telah menimbulkan air pasang naik yang tinggi, sehingga lebih banyak gunung es daripada biasanya terpisah dari Greenland. Gunung es itu kemudian mengambang dan masih bertambah besar ke jalur pelayaran yang telah dipindah ke selatan akibat laporan mengenai gunung es.
Olson mengatakan, peristiwa "satu kali seumur hidup" terjadi pada 4 Januari 1912, ketika Bulan dan Matahari sedemikian rupa berada di jalur yang membuat daya tarik mereka saling memperkuat. Demikian laporan Reuters seperti dikutip ANTARA di Jakarta, Rabu pagi ini.
Pada saat yang sama, Bulan berada pada jarak paling dekat dengan Bumi pada Januari itu --paling dekat dalam 1.400 tahun, dan peristiwa paling dekat tersebut terjadi dalam waktu enam menit Bulan purnama.
Di atas semua itu, Bumi juga berada pada jarak paling dekat dengan Matahari dalam satu tahun, sehari sebelumnya. "Konfigurasi ini memaksimalkan kekuatan pasang naik oleh Bulan di semua samudra Bumi," kata Olson. "Itu luar biasa."
Penelitian Olson menetapkan bahwa untuk sampai di jalur pelayaran pada pertengahan April, gunung es tersebut --yang ditabrak Titanic-- harus terpisah dari Greenland pada Januari 1912. "Gelombang pasang naik air laut yang disebabkan oleh gabungan aneh peristiwa astronomi itu mestinya cukup untuk melepaskan gunung es dan memberinya cukup kemampuan untuk mengapung dan mencapai jalur pelayaran pada April," katanya.
Tim Olson telah berusaha menggunakan pola gelombang untuk menetapkan secara pasti kapan Julius Caesar menyerbu Inggris dan membuktikan legenda bahwa Mary Selley diilhami oleh cahaya Bulan purnama melalui jendelanya untuk menulis kisah klasik Frankenstein.
Penelitian tim tersebut mengenai Titanic mungkin telah mendukung pendapat Kapten Smith --walaupun terlambat satu abad-- dengan memperlihatkan bahwa ia memiliki alasan kuat untuk bereaksi sedemikian tenang mengenai laporan tentang es di jalur pelayaran.
"Ia (Smith) tak memiliki alasan pada saat itu untuk percaya bahwa bongkahan es yang ia hadapi sangat banyak dan sangat besar, kata Olson. "Di dalam istilah astronomi, keanehan dari semua variabel ini  adalah, yah, astronomikal," katanya.
Penelitian itu akan disiarkan di majalah Sky & Telescope", terbitan April.

sumber
[ Read More ]

Psoriasis Berkaitan dengan Perlindungan HIV

3DScience Citra virus HIV 3 Dimensi
CALIFORNIA, KOMPAS.com - Psoriasis adalah penyakiut autoimun, sebuah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh itu sendiri. Akibatnya adalah kulit memerah, gatal dan bersisik.
Baru-baru ini, ilmuwan menemukan bahwa penderita psoriasis memiliki variasi genetik yang membantunya melindungi diri dari dampak buruk virus HIV-1.
Peneliti menemukan bahwa variasi genetik penderita psoriasis hampir sama dengan HIV controller, orang yang terinfeksi HIV-1 namun mampu mempertahankan diri sehingga infeksi HIV tak berlanjut menjadi AIDS.
Ilmuwan mengobservasi 1700 penderita psoriasis dan hampir 3600 orang tanpa psoriasis. Hasil riset menunjukkan bahwa pendrita psoriasis secara signifikan mampu mempertahankan diri dari dampak buruk HIV-1.
Studi ini dilakukan oleh Haoyan Chen dari University of California di San Fransisco. Penelitian dipublikasikan di jurnal Public Library of Science 16 Februari 2012 lalu.
Menurut peneliti, hasil penbelitian memberi petunjuk bahwa psoriasis adalah malfungsi dari variasi gen yang harusnya melindungi tubuh dari penyakit.
Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami mengapa penyakit autoimun muncul. Dengan cara ini, mekanisme pertahanan dari HIV dan upaya menangani penderita HIV/AIDS bisa diupayakan.

sumber
[ Read More ]

Ikan Ini Menggergaji Mangsanya

Corbis Ikan Gergaji (Pristis microdon).
QUEENSLAND, KOMPAS.com — Tim ilmuwan University of Queensland, Australia, yang dipimpin Barbara Wueringer mengamati perilaku makan ikan gergaji (Pristis microdon).
Mereka menemukan bahwa ikan tersebut membunuh mangsa dengan cara yang dalam sudut pandang manusia bisa dikatakan kejam. Mangsa digergaji dan disambar dengan moncong yang dimiliki ikan gergaji.
Ikan gergaji memiliki struktur serupa gergaji untuk membantunya memangsa ikan. Struktur tersebut memiliki reseptor yang mendeteksi medan listrik dan gerakan air akibat kehadiran mangsa.
Dengan struktur gergaji tersebut, ikan gergaji menyobek ikan mangsa yang telah mati. Penyobekan berlangsung beberapa lama hingga tubuh mangsa terbelah. Setelahnya, moncong ikan gergaji beraksi.
Hasil studi Wueringer dipublikasikan di jurnal Current Biology baru-baru ini. Dalam penelitian, ilmuwan menggunakan medan listrik kecil untuk memicu reaksi ikan gergaji.
Ilmuwan berpendapat bahwa ikan gergaji adalah predator ulung karena, selain memiliki sensor elektrik, juga mempunyai struktur gergaji yang mumpuni.
"Ikan gergaji predator yang ulung, tapi ironisnya, struktur gergaji juga dipersalahkan atas penurunan populasinya secara global. Gergaji membuat ikan ini mudah tertangkap alat perikatan," kata Wueringer seperti dikutip Discovery, Selasa (6/3/2012).
Ikan gergaji saat ini termasuk jenis ikan yang terancam punah berdasarkan data International Union for Conservation of Nature (IUCN). Wueringer berharap ikan gergaji dapat lestari dengan menjaga makanan serta mengupayakan praktik perikanan yang baik.

sumber
[ Read More ]

Wakatobi Akan Jadi Cagar Biosfer Dunia

KOMPAS/ICHWAN SUSANTO Penyelaman di Wakatobi.
WANGI WANGI, KOMPAS.com — Wilayah Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, segera ditetapkan menjadi kawasan cagar biosfer dunia oleh UNESCO.
”Badan PBB yang menaungi bidang pendidikan dan kebudayaan itu akan bersidang menetapkan Wakatobi sebagai kawasan cagar biosfer dunia di Paris pada April 2012,” kata Bupati Wakatobi Hugua, Rabu (7/3/2012).
Menurut Hugua, ada tiga kepentingan yang dilindungi UNESCO dalam menetapkan Wakatobi sebagai pusat cagar biosfer dunia, yakni kearifan lokal masyarakat Wakatobi, kelestarian lingkungan, dan kepentingan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Ia mengatakan, kearifan lokal yang dilindungi di Wakatobi menyangkut tradisi budaya masyarakat Wakatobi dalam memperlakukan alam dan mengambil sesuatu dari Tuhan.
”Masyarakat Wakatobi sangat menghargai alam sekitar karena alam dengan segala kemurahannya menyediakan segala sumber kehidupan manusia cukup berkelimpahan,” katanya.
Sedangkan kelestarian lingkungan perlu dilindungi karena kawasan perairan laut Wakatobi memiliki keragaman terumbu karang dan biota laut yang cukup tinggi dibandingkan dengan kawasan-kawasan lain yang ada di dunia.
”Jumlah spesies terumbu karang di perairan laut Wakatobi mencapai 750 spesies dari 850 spesies terumbu karang dunia. Di Laut Karibia yang banyak dikunjungi wisatawan terutama penyelam, hanya memiliki 50 spesies terumbu karang, sedangkan Laut Merah hanya 300 spesies,” katanya.
Menurut Hugua, kawasan perairan laut Wakatobi dengan luas sekitar 1,5 juta hektar menyimpan potensi sumber daya alam perairan laut, sekitar 90 persen dari total potensi sumber daya kelautan yang ada di seluruh dunia.
Sedangkan kepentingan ekonomi yang perlu dilindungi adalah bagaimana masyarakat di kawasan Wakatobi dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada secara berkelanjutan tanpa mengganggu keseimbangan lingkungan.
Pemerintah Indonesia sendiri melalui Kementerian Kehutanan sejak tahun 1996 sudah menetapkan kawasan perairan laut Wakatobi seluas 1,3 juta hektar sebagai kawasan Taman Laut Nasional Wakatobi.
Namun, dengan status taman laut nasional, yang dilindungi hanya kelestarian alam bawah laut Wakatobi, sedangkan masyarakat dan kepentingan ekonomi berkelanjutan tidak mendapat perlindungan.
”Dengan status sebagai pusat cagar biosfer dunia, minimal melindungi tiga kepentingan, yakni kearifan lokal masyarakat, kelestarian lingkungan, dan kepentingan ekonomi berkelanjutan,” kata Hugua.

sumber
[ Read More ]

Robot Cheetah Pecahkan Rekor

Businessweek Robot Cheetah
MASSACHUSETS, KOMPAS.com - Robot Cheetah yang dikembangkan oleh US Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memecahkan rekor kecepatan robot berkaki empat.
Robot yang tak berkepala ini bisa bergerak dengan kecepatan 29 km/jam. Robot pemegang rekor sebelumnya hanya mampu bergerak dengan kecepatan 21 km/jam.
Kecepatan tersebit berhasil dicapai Cheetah pada ujicoba di atas treadmill laboratorium. Ilmuwan DARPA berharap, robot segera dapat diujicoba di lapangan secepat mungkin.
Cheetah dikembangkan atas prakarsa DARPA dengan pendanaan dari Boston Dynamics, perusahaan di Massachusets. Proyek Cheetah adalah proyek pengembangan robot yang mampu bergerak cepat.
Versi cheetah yang ada saat ini masih tergantung pada pompa hidraulik. Namun, di akhir tahun ini, prototipe robot yang bergerak bebas sudah siap.
Proyek Cheetah sudah dimulai dari bulan Februari 2011. Selain mampu bergerak cepat, Cheetah diharapkan bisa membuat gerakan zig zag dan berhenti secara tiba-tiba.
Noel Sharkey, professor kecerdasan buatan dari University of Sheffield mengungkapkan bahwa rekor kecepatan yang dicetak oleh Cheetah mengagumkan.
"Dengan kecepatan melebihi kecepatn manusia, ini adalah langkah maju pada pengembangan robot pembunuh yang bergerak cepat, yang mampu menakhlukkan medan perang untuk berburu dan membunuh," kata Sharkey.
"Perhatian terbesar saat ini adalah tak ada kecerdasan buatan yang bisa membedakan lawan dan sipil, jadi jika ini beroperasi sendiri, dia akan melanggar hukum perang," tambah Sharkey seperti dikutip BBC, Selasa (6/3/2012).

sumber
[ Read More ]

Kisah Beruang

Seekor beruang yang bertubuh besar sedang menunggu seharian dgn sabar ditepi sungai deras, waktu itu memang tidak sedang musim ikan.
Sejak pagi ia berdiri disana mencoba meraih ikan yang meloncat keluar air.
Namun, tak satu juga ikan yg berhasil ia tangkap. Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya..hup .. ia dpt menangkap seekor ikan kecil.
beruangIkan yang tertangkap menjerit-jerit ketakutan, si ikan kecil itu meratap pada sang beruang, “Wahai beruang, tolong lepaskan aku.”
“Mengapa ? ” tanya beruang.
“Tidakkah kau lihat, aku ini terlalu kecil, bahkan bisa lolos lewat celah-celah gigimu,” rintih sang ikan.
“Lalu kenapa?” tanya beruang lagi.
“Begini saja,tolong kembalikan aku ke sungai, setelah beberapa bulan aku akan tumbuh menjadi ikan yang besar, di saat itu kau bisa menangkapku dan memakanku utk memenuhi seleramu.” kata ikan.
“Wahai ikan, kau tahu kenapa aku bisa tumbuh begitu besar?” tanya beruang
“Mengapa,” ikan balas bertanya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
“Karena aku tidak pernah menyerah walau sekecil apapun keberuntungan yang telah tergenggam di tangan !” jawab beruang sambil tersenyum mantap.
“Ops !” teriak sang ikan.
Dalam hidup, kita diberi banyak pilihan dan kesempatan. Namun jika kita tidak mau membuka hati dan mata kita untuk melihat dan menerima kesempatan yang Tuhan berikan maka kesempatan itu akan hilang begitu saja. Dan hal ini hanya akan menciptakan penyesalan yang tiada guna di kemudian hari, saat kita harus berucap :”Ohhhh… andaikan aku tidak menyia-nyiakan kesempatan itu
dulu ..!!!?.”
Maka bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detil kesempatan dalam hidup kita.
Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan;….
Disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali kebahagiaan; ….
Di saat jatuh selalu ada kesempatan untuk bangkit kembali; ….
Dan dalam kondisi terburukpun selalu ada kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita….
Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar. Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.

sumber
[ Read More ]

Kubah Sampah

Max Wallack, 12 tahun, menjadi perhatian utama dalam acara “Design Squad’s Trash to Treasure” sebuah acara untuk mendorong penemuan cara-cara baru dalam mendaur ulang limbah menjadi barang-barang praktis.
Max membuat “Home Dome” (Kubah Rumah), sebagai tempat bernaung para tuna wisma. Kubah tersebut terbuat dari limbah plastik, kawat, dan kemasan kacang. Atau dengan kata lain dari sampah.
home-dome
Berkat desain kubah limbah yang mirip Yurt (tenda tradisional) Mongolia tersebut, Max memenangkan hadiah US$ 10.000 (hampir Rp.120 juta) ditambah laptop Dell dan wisata ke Boston. Namun Max mengatakan, “Bukan uang tersebut yang saya inginkan, namun BAGAIMANA SAYA DAPAT MENOLONG ORANG LAIN.”
Ini bukanlah kemenangan pertama Max. “Waktu saya berumur enam tahun,” kata Max, “Saya menang sebuah kontes penemuan yang hadiahnya termasuk wisata ke Chicago. Disana saya melihat para tunawisma hidup dijalan-jalan, di bawah jalan layang, jembatan, terowongan. Saya merasa kasihan pada mereka, dan sejak itu saya mencari cara-cara untuk menolong mereka. Penemuan saya akan meningkatkan kondisi hidup para tunawisma, pengungsi atau korban-korban bencana alam berkat tersedianya tempat bernaung yang mudah dibangun.”
Ayo Max! Kami tunggu penemuan-penemuan barumu.
Sumber: http://greenbuildingelements.com/2009/02/26/12-year-old-makes-homeless-shelter-from-trash/
[ Read More ]

Melengkung tapi Tak Patah

Salah satu kenangan indah sebagai seorang anak kecil adalah pergi ke sungai dan duduk bersantai di tepiannya. Di sana saya akan menikmati kedamaian dan ketenangan, memperhatikan air yang mengalir ke hilir, dan mendengar kicauan burung-burung dan gemerisik dedaunan. Aku juga memperhatikan pohon-pohon bambu yang melengkung di bawah tekanan angin dan memperhatikan bahwa pepohonan itu kembali tegak dengan anggun setelah angin menjadi tenang.
Ketika aku memikirkan tentang kemampuan pohon bambu untuk kembali tegak atau kembali ke posisinya semula, kata “kelenturan” muncul di pikiran. Ketika dipakai bagi seseorang, kata ini berarti kemampuan untuk segera pulih dari goncangan, depresi atau situasi lain yang menarik emosi seseorang sampai batas tertinggi.
Apakah anda pernah merasa akan patah? Apakah anda pernah merasa tak dapat bertahan lagi? Bersyukurlah, karena anda ternyata tidak patah walaupun anda telah melengkung.
Selama anda mengalaminya anda mungkin merasa campur aduk yang akan membahayakan kesehatan anda. Anda merasa emosi anda sangat terkuras, secara mental menjadi sangat lelah, dan anda kebanyakan dapat bertahan menahan gejala-gejala fisik.
Hidup ini campuran waktu-waktu baik dan waktu-waktu buruk, saat bahagia dan saat tak menyenangkan. Lain kali ketika anda mengalami waktu buruk atau saat tak menyenangkan, yang membawa anda pada keadaan hampir patah, melengkunglah tapi jangan patah. Berusahalah sebaik-baiknya agar situasi tidak menelan apa yang terbaik yang ada di dalam anda.
Segenggam pengharapan akan membawa anda melewati pencobaan itu. Dengan pengharapan akan hari esok yang lebih baik atau situasi yang lebih menyenangkan, hal-hal itu tidak seburuk yang kelihatan. Pencobaan yang tak menyenangkan itu lebih mudah diatasi jika kita tahu bahwa hasil akhirnya layak didapat.
Jika perjalanan hidup anda bertambah berat, tunjukkanlah kelenturan anda. Ibarat pohon bambu, melengkunglah namun jangan sampai patah. [Hadi Kristadi untuk PENTAS KESAKSIAN - http://pentas-kesaksian.blogspot.com/2009/02/bend-but-not-break.html]

sumber
[ Read More ]

Kehilangan Momen

Sekelompok turis diberi waktu tiga puluh menit untuk menyaksikan matahari terbit di puncak gunung. Begitu fajar tiba, semua sibuk berfoto. Akibatnya, mereka tidak sempat berdiam diri untuk menyaksikan indahnya momen itu; saat sinar matahari perlahan-lahan menerangi gunung dan lembah; saat langit berubah menjadi jingga; betapa agungnya burung-burung elang terbang di kejauhan dengan pekikan suara membelah kesunyian pagi; menikmati hangatnya matahari
pagi menerpa wajah.
Para turis pulang dengan hanya membawa koleksi foto, tetapi kehilangan momen terindah! Mereka pernah ke sana, tetapi tak pernah sungguh hadir di sana.
Hal serupa terjadi atas Marta. Ketika Yesus mendatangi rumahnya, ia sibuk memasak. Marta ingin menjadi tuan rumah yang baik. Namun, kesibukan itu membuatnya kehilangan momen untuk bersama-sama dengan Yesus. Padahal Yesus sedang menuju Yerusalem untuk disalibkan.
Waktu-Nya tinggal sedikit. Kehadiran-Nya di Betania adalah momen langka bagi Marta untuk bertemu Yesus. Sayangnya, waktu itu malah ia pakai untuk memasak. “Hanya satu saja yang perlu,” kata Yesus. Dia tidak perlu makanan lezat. Dia mengharapkan kehadiran Marta. Sebuah
persekutuan seperti yang dilakukan oleh Maria.
Tuhan kerap memberi momen yang indah kepada kita.
Momen untuk beribadah di gereja.
Momen untuk bercengkerama bersama keluarga.
Momen untuk menunjukkan rasa cinta pada hari ulang tahun kekasih kita.
Momen untuk menyaksikan keindahan alam ciptaan Tuhan.
Pastikan Anda benar-benar hadir dan menikmati tiap momen.
Jangan sampai kesibukan Anda merusak momen itu –JTI

sumber
[ Read More ]

Orang Kristen

christ_is_risen
Orang Kristen – karya Maya Angelou
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya tidak berseru, “Saya hidup bersih.”
Saya berbisik, “Saya dulu sesat,
Sekarang saya telah ditemukan dan diampuni.”
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya tidak mengatakannya dengan sombong.
Saya mengaku bahwa saya tersandung
Dan perlu Kristus untuk menjadi penolong.
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya tidak berpura-pura kuat.
Saya mengaku bahwa saya lemah
Dan perlu kekuatan-Nya untuk selalu taat.
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya tak membanggakan keberhasilan.
Saya mengakui bahwa saya pernah gagal
Dan perlu Tuhan untuk membereskan kekacauan.
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya tak menganggap diri ini sempurna,
Kejelekanku sangat jelas terlihat
Namun Tuhan menganggap saya berharga.
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya masih merasakan gigitan penderitaan.
Saya masih merasakan sakit hati
Sehingga saya berseru memanggil nama-Nya.
Ketika saya berkata, “Saya orang Kristen.”
Saya tidak lebih suci dari anda,
Saya bekas orang berdosa
Yang menerima anugerah dari-Nya.
*****
Christians – By Maya Angelou
When I say… “I am a Christian”
I’m not shouting, “I’m clean living.”
I’m whispering, “I was lost,
Now I’m found and forgiven.”
When I say… “I am a Christian”
I don’t speak of this with pride.
I’m confessing that I stumble
and need Christ to be my guide.
When I say… “I am a Christian”
I’m not trying to be strong.
I’m professing that I’m weak
and need His strength to carry on.
When I say… “I am a Christian”
I’m not bragging of success.
I’m admitting I have failed
and need God to clean my mess.
When I say… “I am a Christian”
I’m not claiming to be perfect,
My flaws are far too visible
But, God believes I am worth it.
When I say… “I am a Christian”
I still feel the sting of pain.
I have my share of heartaches
So I call upon His name.
When I say… “I am a Christian”
I’m not holier than thou,
I’m just a simple sinner
Who received God’s good grace, somehow!

sumber
[ Read More ]

Kisah Sepasang Telinga

“Bisa saya melihat bayi saya?” pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki  yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!
Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.
Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu sambil menangis. Ibunya tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu  terisak-isak berkata, “Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh.”
Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan meski agak cacat. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas.
Ibunya mengingatkan, “Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?” Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. “Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya,” kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka.
Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, “Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu  ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia,” kata sang ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah.
Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.
Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, “Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya.”
Ayahnya menjawab, “Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu.” Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, “Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini.”
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu.
Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah…. bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. “Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya,” bisik sang ayah. “Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?”
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat.
Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.
[ Read More ]

 
Copyright © Yohanes Danni Prihartanto is proudly powered by Blogger.com | Blogger Templates Design by Free Blogger Templates
Support by Unique Pictures and Funny Photos | The Second Daily News | Mobile Phone News | Daily Digital Technology