• Post 1
  • Post 2
  • Post 3

Pages

Asal Usul Manusia Berjalan Tegak

Smithsonian Ilustrasi evolusi
WASHINGTON, KOMPAS.com — Tim peneliti dari Amerika Serikat, Portugal, dan Jepang berhasil menemukan asal usul mengapa manusia berjalan tegak. Temuan mereka dipublikasikan di jurnal Current Biology yang terbit pada Maret 2012.
Untuk mengungkapnya, peneliti mempelajari perilaku simpanse modern. Simpanse menggambarkan nenek moyang manusia pada 6 juta tahun lalu yang kemudian berevolusi.
Dua studi dilakukan. Studi pertama dilakukan di laboratorium lapangan Kyoto University, di hutan Bossou. Simpanse diberi pilihan makanan berupa biji kelapa sawit dan biji coula.

Perilaku simpanse dimonitor dalam tiga situasi. Pertama, saat hanya ada biji kelapa sawit. Kedua, saat hanya ada biji coula, dan saat biji coula melimpah.
Sementara itu, studi kedua dilakukan oleh Oxford Brookes University selama 14 bulan terhadap simpanse hutan Bossou. Simpanse harus berkompetisi mendapatkan sumber daya yang terbatas.
Hasil studi pertama menemukan bahwa kacang coula dipandang lebih berharga bagi simpanse. Primata tersebut mati-matian berusaha agar mendapatkannya.
Dalam kompetisi mendapatkan coula, simpanse semakin sering berjalan dengan dua kaki. Cara ini memungkinkan simpanse bergerak sekaligus membawa coula lebih banyak, bahkan dengan mulutnya.
Studi kedua mendapati bahwa 35 persen simpanse berjalan tegak. Hal ini juga terkait dengan kemampuan membawa muatan makanan lebih banyak dengan berjalan tegak.
Seperti diberitakan Science Daily, Jumat (23/3/2012), aktivitas berjalan dengan dua kaki simpanse inilah yang kemudian memicu evolusi hingga terciptalah manusia yang berjalan tegak.
"Sesuatu yang sederhana seperti aktivitas membawa muatan tiap hari, mungkin, dalam kondisi tertentu, memicu manusia berjalan tegak dan membuat nenek moyang kita semakin jauh meninggalkan bangsa kera lain yang kemudian menciptakan bangsa kita," ungkap Brian Richmond dari George Washington University, peneliti yang terlibat dalam riset ini.

sumber
[ Read More ]

Astronom Indonesia Temukan Tata Surya Tertua

Timotheos Samartzidis Ilsutrasi tata surya tertua dengan bintang induk bernama HIP 11952 atau "Sannatana" dan dua planet gas raksasa.
JAKARTA, KOMPAS.com — Johny Setiawan, astronom Indonesia, beserta astronom Eropa berhasil menemukan tata surya tertua. Dunia baru tersebut terdiri atas satu bintang yang dikelilingi oleh dua planet.
Tata surya tersebut dikatakan tertua karena berumur 12,8 miliar tahun, hanya 900 juta tahun lebih muda dari semesta yang tercipta lewat Big Bang pada 13,7 miliar tahun lalu.
Bintang induk pada tata surya tersebut diberi nama HIP 11952 sesuai penamaan obyek dari katalog Hipparcos. Sementara kedua planet yang mengorbit bintang tersebut diberi nama HIP 11952 b dan HIP 11952 c.
HIP 11952 juga dijuluki "Sannatana". Dalam bahasa Sansekerta, kata tersebut berarti abadi atau purba, sesuai dengan keunikan tata surya baru ini.
Sistem keplanetan yang baru saja ditemukan ini diperkirakan terbentuk saat galaksi Bimasakti masih bayi atau bahkan belum terbentuk. Jarak tata surya ini bahkan tak jauh, hanya 375 tahun cahaya dari Bumi.
"Ini sama perumpamaannya dengan menemukan benda arkeologi di pekarangan rumah sendiri," ungkap Johny lewat e-mail yang diterima Kompas.com, Jumat (23/3/2012) lalu.
Dua planet yang mengitari HIP 11952 ditemukan dengan metode kecepatan radial. Teknik ini didasarkan pada observasi gerakan bintang induk akibat planet-planet yang mengelilinginya.
Penelitian dilakukan pada tahun 2009-2011 menggunakan spektrometer FEROS (Fibre-fed Extended Range Optical Range Spectograph) pada teleskop 2,2 meter di Observatorium La Silla, Cile.
Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa dua planet di tata surya baru ini ialah planet gas raksasa berukuran 0,8 dan 2,9 kali Jupiter. Masing-masing berevolusi dengan periode 7 dan 290 hari.
Anomali
Tata surya baru ini bisa dikatakan anomali. Pasalnya, bintang induk pada sistem keplanetan ini miskin logam, diperkirakan hanya 1 persen dari kandungan logam Matahari.
Teori saat ini menyatakan bahwa bintang-bintang dengan kandungan logam tinggi cenderung memiliki peluang lebih besar untuk memiliki planet, dan sebaliknya.
Sejauh ini, HIP 11952b dan HIP 11952c adalah temuan planet kedua yang mengelilingi bintang miskin logam. Tahun 2010, ditemukan planet yang mengelilingi HIP 13044 yang juga miskin logam.
Berdasarkan hasil penelitian, Johny mengatakan, "Kedua planet yang mengitari HIP 11952 membuktikan bahwa planet-planet ternyata memang dapat terbentuk di sekitar bintang yang kandungan logamnya sedikit."
Tak cuma itu, Johny yang bertahun-tahun bekerja di Max Planck Institute for Astronomy di Heidelberg, Jerman, mengatakan bahwa planet di sekelilling bintang melarat logam mungkin umum.
Observasi pada bintang-bintang tua masih diperlukan untuk mengonfirmasi hal tersebut. Tim peneliti masih akan terus mencari jawabannya.
Secara lebih luas, secara teoritis diketahui bahwa lingkungan awal semesta hanya terdiri atas hidrogen dan helium. Unsur-unsur logam yang lebih berat terbentuk lewat proses lebih lanjut seperti supernova.
Penelitian ini menunjukkan bahwa manusia bisa berharap adanya planet-planet purba yang terbentuk pada awal semesta, walau kondisinya dipandang kurang memungkinkan.
Hasil penelitian Johny dipublikasikan di jurnal Astronomy and Astrophysics yang terbit minggu ini. Johny kini mengabdi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin.

sumber
[ Read More ]

Gerakan Balet "Menyihir" Penonton

Chris Gash Balet
SURREY, KOMPAS.com — Studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS ONE mengungkap bahwa gerakan balet mampu "menyihir" penontonnya. Gerakan balet mampu memengaruhi, menenggelamkan, dan mengajak penonton seolah-olah menjadi penari itu sendiri.

Sorine Jola, pakar neurosains kognitif dari University of Surrey, Inggris, mengatakan bahwa penonton balet menunjukkan respons spesifik di otak yang membuat mereka merasa seolah-olah pemain balet unggulan.

"Padahal, mereka jelas tidak dapat melakukan gerakan yang sebenarnya," kata Jola yang melakukan penelitian seperti dikutip New York Times, Senin (26/3/2012).
Penelitian Jola berfokus pada otot yang disebut carpi radialis ekstensor yang menghubungkan lengan atas dengan tangan. Diketahui bahwa otot ini banyak digunakan oleh pebalet.

Jola menggunakan metode yang disebut transcranial magnetic simulation untuk mengukur aktivitas otak. Diketahui, sifat yang khas ini ada pada balet, tapi tidak pada tarian lain.

Jola meneliti efek tari Bharatanatyam dari India dengan melihat respon otak penonotnnya saat melihat gerakan jari tangan penari. Namun, ia tak menjumpai pengaruh seperti pada balet.

Tak jelas sebab pengaruhnya berbeda pada balet. Namun, Jola menduga bahwa hal tersebut terkait dengan gaya tarian.

"Balet adalah bentuk tarian yang formal. Tari India, walau klasik, memiliki banyak gestur, jadi Anda punya perasaan bahwa Anda bisa mengerti narasinya dengan mudah," kata Jola.
Ralat: Sebelumnya artikel ini berjudul "Balet Ternyata Besifat Sihir". Dalam hal ini sihir yang dimaksud bukanlah perbuatan yang dilakukan dengan kekuatan gaib seperti guna-guna, mantra, tenung, dan sebagainya. Namun, yang dimaksud adalah pesona balet sehingga bisa mempengaruhi pikiran penonton seolah-olah bisa melakukan gerakan penari.

sumber 
[ Read More ]

Reptil Berbulu Hidup 240 Juta Tahun Lalu

New Scientist Longisquama insignis
FREIBURG, KOMPAS.com - Para palaentolog percaya bahwa reptil berbulu pernah hidup 230-240 juta tahun lalu, beberapa lama sebelum dinosaurus atau 70-80 juta tahun sebelum burung purba ada.

Spesies reptil bersayap yang pernah eksis itu adalah Longisquama insignis. Spesimen spesies itu pernah ditemukan dalam bentuk fosil di Kyrgystan pada tahun 1960.

Beberapa ilmuwan beranggapan bahwa bulu-bulu yang ada di fosil bukan milik L. insignis. Namun, peneliti lain menganggap sebaliknya. Studi terbaru mengungkap bahwa Longisquama memang memiliki bulu.

"Fitur aneh pada kulit Longisquama bisa jadi berupa sisik maupun bulu. Fitur itu mungkin terkait evolusi awal bulu pada petranosaurus dan dino," kata Micahel Butchwitz dari Freiburg University, Jerman, seperti dikutip New Scientist, Jumat (23/3/2012).

Butchwitz menganalisis ulang fosil. Ia menemukan bahwa struktur bulu benar-benar berakar di kulit, berdekatan dengan tulang. Jadi, bulu tersebut memang merupakan bagian tubuh Longisquama.

Evolusi L. insignis kemudian melahirkan pteranosaurus, buaya, dinosaurus, dan burung. Masing-masing menumbuhkan fitur kulitnya sendiri.

sumber
[ Read More ]

Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celsius Tahun 2050

Ilustrasi : Pemanasan global
LONDON, KOMPAS.com — Hasil pemodelan yang dilakukan ilmuwan menunjukkan bahwa suhu Bumi berpotensi meningkat sebesar 1,4-3 derajat celsius pada tahun 2050.

Publikasi di jurnal Nature Geoscience bulan Maret 2012 memuat hasil studi yang dilakukan lewat climateprediction.net serta BBC Climate Change Experiment tersebut. Hampir 10.000 simulasi iklim dilakukan untuk membuat pemodelan ini. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa peningkatan temperatur lebih tinggi dari yang diprediksi lewat pemodelan lain sebelumnya.
Pemodelan tersebut bertujuan mengeksplorasi kemungkinan iklim masa mendatang. Dengan demikian, manusia bisa menyiapkan strategi jika hal tersebut benar-benar terjadi.

Myles Allen dari Universitas Oxford yang menjadi pemimpin studi mengungkapkan, pemodelannya dilakukan sebab banyak pemodelan iklim belum mempertimbangkan banyaknya ketidakpastian. Corinne Le Quere selaku Direktur Tyndall Centre for Climate Change Research di University of East Anglia mengatakan bahwa hasil studi ini sangat menjanjikan.

"Proyeksi iklim yang lebih baik diperlukan untuk membantu adaptasi lebih luas, dari pertahanan laut sampai kapasitas penyimpanan air dan area konservasi," katanya seperti dikutip BBC, Minggu (25/3/2012).

Sementara itu, publikasi berbeda di Nature Climate Change mengungkap bahwa cuaca ekstrem yang terjadi beberapa tahun belakangan terkait dengan pemanasan global. "Sangat mungkin bahwa beberapa cuaca ekstrem di dekade terakhir takkan terjadi tanpa pemanasan global yang dipengaruhi manusia," demikan publiksi di jurnal tersebut seperti dikutip Reuters, Minggu (25/3/2012).

Studi terakhir dilakukan oleh para ilmuwan di Postdam Institute for Climate Research di Jerman. Diketahui, tahun 2011 adalah tahun terpanas ke-11 sepanjang masa.

sumber
[ Read More ]

Awan Misterius Tampak di Mars

Wayne Jaeschke Citra awan misterius di Mars.
PHILADELPHIA, KOMPAS.com - Astronom amatir bernama Wayne Jaeschke mengamati awan misterius di Mars. Ia mempublikasikan hasil pengamatannya di website miliknya, exosky.net.

Citra awan itu didapatkan lewat pengamatan dengan teleskop dari Pennsylvania. Pengamatan dilakukan pada 20 Maret 2012 sekitar pukul 2.50 UT.

Berdasarkan pengamatan, awan itu terdapat di atas dataran mars bernama Acidalia pada ketinggian 240 meter. Awan itu juga tampak terus mengikuti gerak Mars dari sudut pandang Bumi.

Temuan Jaeschke memancing banyak komentar. Ada yang mengatakan bahwa awan itu adalah debu dari tumbukan meteorit, badai yang sangat besar ataupun hanya tipuan cahaya.

Peneliti yang tergabung dalam misi Mars Odyssey akan berusaha mencitrakan awan itu dengan kamera sinar tampak maupun inframerah.

"Tim peneliti atmosfer kami sangat berharap kemungkinan untuk tak cuma mendapatkan citra struktur awan, tapi juga temperaturnya," kata Jonathon Hills dari Arizona State University, seperti dikutip MSNBC, Senin (26/3/2012).

sumber
[ Read More ]

Merkurius Panas, Tapi Diduga Punya Es

NASA Fitur terang di Merkurius yang diduga merupakan air dalam bentuk cair.
WOODLANDS, KOMPAS.com - Merkurius memang planet terdekat dengan Matahari dengan temperatur mencapai 400 derajat Celsius. Tapi, penelitian terbaru menunjukkan bahwa Merkurius mungkin memiliki air dalam bentuk es.

Sebelumnya, pengamatan dengan gelombang radio yang dilakukan di observatorium Arecibo di Puerto Rico menunjukkan adanya area kutub Merkurius memiliki warna terang.

Kini, pengamatan dengan kamera Mercury Dual Imaging System (MDIS) di wahana antaraiksa MESSENGER memperlihatkan bahwa warna terang itu ada di area bayangan permanen di kutub.

"Citra MDIS menunjukkan bahwa fitur terang radar di dekat kutub selatan Merkurius ada di area bayangan permanen. dan, di kutub utaranya juga terdapat hanya di area bayangan. Hasil ini mendukung hipotesis adanya es," kata Nancy Chabot, ilmuwan dari Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory, Senin (26/3/2012).

Dugaan ini tentu masih perlu diuji. Ada kemungkinan juga bahwa fitur terang yang didapatkan merupakan senyawa lain. Penelitian masih harus dilakukan.

Meski demikian, temuan ini sangat menarik. Bagaimana bisa planet yang terdekat dengan matahari memiliki es?

Kalau terbukti, maka akan makin banyak benda di tata surya yang memiliki air dalam bentuk es. Telah diketahui, Bulan dan mars juga punya air dalam bentuk es.

Chabot mempresentasikan hasil penelitiannya di Lunar and Planetary Science Conference ke-43 di Woodlands, Texas.

sumber
[ Read More ]

Molekul Kehidupan Bisa Terbentuk Sebelum Planet

NASA Piringan protoplanet di sekitar bintang Fomalhaut (HD 216956.
JAKARTA, KOMPAS.com - Astronom berpandangan bahwa planet terbentuk ketika debu yang ada di piringan protoplanet (terdiri atas gas dan debu) membentuk bongkahan batu dan secara bertahap membangun bola lebih besar hingga menjadi planet.

Bumi dan planet lain di Tata Surya terbentuk dengan proses yang sama. Diperkirakan, waktu terbentuknya Bumi dan planet lain ialah 4,5 miliar tahun yang lalu.

Sebelumnya, astronom berpikir bahwa molekul kehidupan terbentuk setelah ada planet. Namun, pemodelan terbaru menunjukkan bahwa molekul kehidupan bisa saja terbentuk sebelum ada planet.

Geologi Fred Ciesla dari University of Chicago dan Scott Sandford dari Ames Research Center NASA di California adalah ilmuwan yang melakukan pemodelan komputer tersebut.

Berdasarkan pemodelan, keduanya mengatakan bahwa debu di piringan protoplanet bisa terpapar oleh sinar ultraviolet sehingga membentuk senyawa organik.

Senyawa organik adalah senyawa yang terdapat pada makhluk hidup. Senyawa ini meliputi asam amino, protein, karbohidrat, basa nukleus dan juga asam nukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA).

Sebelumnya, Sandford mnelakukan eksperimen dengan melakukan pemaparan UV ke butir debu yang tertutupi es. Ia menemukan, UV bisa memutus ikatan pada material dan memungkinkan pembentukan molekul kompleks.

Permasalahan saat itu, Sandford tak yakin mekanisme yang sama bisa bekerja pada debu di piringan protoplanet sehingga memungkinkan pembentukan molekul organik.

Pemodelan yang dilakukan membuktikan bahwa mekanisme itu bisa terjadi. Piringan protoplanet cukup dinamis sehingga debu bisa terbawa ke tepian piringan dan terpapar UV dari bintang.

"Hasil ini mengagumkan karena begitu natural. Kami tak harus membuat kondisi spesial dalam pemodelan kami. Kami menemukan semua yang kami harapkan bekerja dengan sempurna," ungkap Ciesla seperti dikutip Space, Kamis (29/3/2012).

Menurut Ciesla, dinamika dan proses itu tak cuma terjadi di Tata Surya, tetapi juga sistem keplanetan yang lain secara umum.

Meski demikian, hasil pemodelan belum mampu menjawab bagaimana senyawa organbik bisa sampai ke Bumi. Pandangan terbaru mengatakan bahwa senyawa organik dibawa oleh asteroid.

sumber
[ Read More ]

Fisika Kuantum Penyembuhan Penyakit

Daily Mail Hukum mekanika kuantum tidak hanya bekerja pada skala atom dan molekul.
JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun lalu, dunia dihebohkan dengan praktek penyembuhan penyakit dengan asap rokok yang dilakukan oleh Gretha Zahar, pakar nuklir dari Lembaga Peluruhan Radikal Bebas di Malang.

Gretha menciptakan "Divine Cigarette" atau mungkin bisa disebut "Rokok Surga". Berbeda dengan rokok biasa yang menyebabkan penyakit, rokok ini justru akan menyembuhkannya.

Rahasia Rokok Surga adalah pada asam amino yang diteteskan atau diolah bersama tembakau. Zat ini akan melepaskan 1 elektron merkuri. Ketika satu elektron lepas, merkuri akan berperilaku seperti emas.

Dikatakan bahwa merkuri dan emas hanya memiliki satu perbedan jumlah elektron. Merkuri memiliki energi cukup besar sehingga mampu menyamar menjadi unsur lain.

Asam amino yang dimiliki Rokok Surga membebaskan radikal bebas. Rokok selanjutnya berperan sebagai media menyembuhkan penyakit degeneratif, seperti jantung, stroke dan kanker.

Penyembuhan Kuantum

Profesor Sutiman Bambang Soemitro, guru besar dari Universitas Brawijaya mengatakan bahwa penyembuhan a la Gretha Zahar memang sulit dipahami tetapi sebenarnya ilmiah.

Menurut Sutiman, penyembuhan yang dilakukan Gretha bisa dipahami jika memandang tubuh sebagai susunan partikel-partikel dimana energi mengalir terus-menerus tanpa henti.

Energi dalam tubuh manusia mengalir dalam bentuk paket atau kuanta, sesuai pendapat Max Planck pada tahun 1900. Aliran energi mengikuti hukum-hukum dalam fisika kuantum.

Dalam kacamata fisika kuantum, tubuh sehat dipandang sebagai raga dengan aliran energi yang lancar. Aliran energi memastikan tubuh mampu melakukan self production dan self regeneration.

"Kalau tubuh sakit, aliran energinya mengalami turbulensi, alirannya berputar-putar di bagian sakit," ungkap Sutiman saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu yang lalu.

Turbulensi energi bisa terjadi akibat banyak faktor. Beberapa diantaranya adalah faktor makanan, radikal bebas serta senyawa yang bersifat toksik.

"Kalau kita bisa gangguan aliran energi pada bagian tubuh sakit maka kita bisa mengembalikan tubuh pada keseimbangan. Tubuh akan sehat lagi," jelas Sutiman.

Untuk mengembalikan aliran energi, dibutuhkan sebuah perantara. Sifat perantara harus fleksibel, mampu menerima maupun mendonasikan elektron. Asap memenuhi kriteria tersebut.

"Asap ini seperti hemoglobin. Bisa membawa energi tanpa berubah menjadi radikal. Bisa menjadi donor maupun penerima," terang Sutiman yang sebenarnya berlatar belakang mikrobiologi.

Sifat asap menerangkan cara kerja Rokok Surga. Setelah dibebaskan dari radikal bebas, asap rokok membawa energi menuju bagian sakit, menyembuhkan dengan melancarkan aliran energi.

Asam amino yang ditambahkan pada Rokok Surga, menurut Sutiman, berperan sebagai penyaring. Partikel asap yang masuk ke tubuh harus berukuran nano sehingga bisa bekerja menurut hukum mekanika kuantum.

Bagaimana asap menuju bagian yang sakit? "Dalam kuantum, ini bisa melewati apa saja. Tidak terbatas pada ruang dan waktu. Jadi, tidak harus lewat pembuluh darah, misalnya," jelas Sutiman.

Dalam upaya penyembuhan, terapi dengan asap bisa dipadukan dengan mengkonsumsi makanan yang membantu menetralisir racun. Contohnya adalah putih telur dan kopi.

Sebenarnya, ada banyak media yang bisa digunakan dalam penyembuhan kuantum. Contohnya adalah lewat air yang diminum ataupun dengan meditasi.

"Tapi, asap memiliki kelebihan. Kalau air fluiditasnya kurang karena dia bukan gas. Asap bisa bergerak dengan lebih mudah," papar Sutiman.

Saat ini, Sutiman dan mahasiswanya di Universitas Brawijaya terus mempelajari potensi asap sebagai media penyembuhan. Beberapa penelitian dilakukan, diantaranya tentang perilaku asap.

Pengobatan Masa Depan

Menurut Sutiman, penyembuhan kuantum akan berkembang mendukung praktek pengobatan di masa depan. Penyembuhan kuantum menghidupkan pengobatan tradisional dan mengatasi masalah akses kesehatan.

Salah satu contohnya adalah peluang jamu untuk lebih mendukung pengobatan. Menurut Sutiman, jamu memiliki kelebihan dibandingkan obat kimia.

"Kalau obat kimia hanya satu senyawa diisolasi dan diproduksi. Ini menjadi rentan dosis. Senyawa obat sebenarnya disediakan satu paket seperti pada jamu," jelasnya.

Penyembuhan kuantum juga menyediakan pelayanan kesehatan yang lebih murah.

"Tidak seperti rumah sakit yang membutuhkan biasa jutaan untuk bisa sehat," cetus Sutiman.
[ Read More ]

Struktur Geologi Misterius Tampak dari Angkasa

ESA/NASA Astronot Belanda Andre Kuipers mengambil foto formasi batuan ini dari Stasiun Antariksa Internasional.
KOMPAS.com — Formasi besar dengan warna tembaga di Afrika Barat mendominasi sebuah foto memukau yang diambil oleh astronot dari Stasiun Antariksa Internasional (ISS).

Astronot Belanda, Andre Kuipers, mengambil gambar yang dikenal sebagai struktur Richat di Mauritania, saat stasiun ruang angkasa terbang di atas Gurun Sahara di Pesisir Atlantik Afrika Barat.

Erosi dari berbagai lapisan batuan menciptakan area serupa cincin yang membentuk struktur luas. Meski begitu, menurut para ahli geologi, asal-usul struktur Richat tetap misterius.

Foto yang diambil Kuipers menunjukkan sudut pandang yang unik dari angkasa. Stasiun antariksa, tempat Kuiper berada, melayang sekitar 386 kilometer di atas permukaan Bumi. Menurut Badan Antariksa Eropa, gambar itu diambil pada tanggal 7 Maret menggunakan kamera Nikon D2Xs.

Selama berbulan-bulan mengisi pos di Stasiun Antariksa Internasional, para astronot sering melakukan observasi Bumi untuk ilmu pengetahuan dan pendekatan publik.

Sepanjang misi mereka, para astronot ini aktif dalam media sosial, seperti di Twitter atau Google + untuk berbagi pemandangan menakjubkan dari ruang angkasa.

Saat ini ada enam astronot di ISS, yakni Kuipers, Dan Burbank, dan Don Pettit dari AS, serta kosmonot Rusia, Anton Shkaplerov, Anatoly Ivanishin, dan Oleg Kononenko. Burbank adalah komandan misi ke-30 ISS.

Kuipers meluncur ke stasiun ruang angkasa pada Desember 2011. Dia bertugas di sana selama enam bulan. Kuipers, Kononenko, dan Pettit dijadwalkan kembali ke Bumi pada 1 Juli 2012.
[ Read More ]

Mineral Jarang Ungkap Iklim Masa Lalu

le-comptoir-geologique Pseudo Ikaite
NEW YORK, KOMPAS.com - Ilmuwan dari Syracuse University di Amerika Serikat menggunakan mineral jarang (rare mineral) untuk mengungkap iklim masa lalu.

Jenis mineral jarang yang digunakan adalah ikaite. Mineral jarang ini ditemukan di perairan dingin Antartika dan Greenland serta terdiri atas kalsium karbonat dan air.

"Ikaite adalah versi es dari batu gamping. Kristalnya hanya stabil di kondisi dingin dan meleleh pada suhu kamar," ungkap Zunli Lu, pakar geokimia yang melakukan penelitian ini.

Air yang membentuk struktur kristal ikaite (disebut air hidrasi) menyimpan informasi tentang temperatur saat kristal itu terbentuk. Jadi, ikaite bisa dipakai sebagai alat studi iklim masa lalu.

Lu mendapatkan kristal ikaite dari sedimen yang ada di Antartika. Sedimen tersebut telah terbentuk dalam 2000 tahun.

Secara spesifik, Lu tertarik pada lapisan sedimen Zaman es Kecil (300-500 tahun lalu) dan Periode Hangat Pertengahan (500-1000 tahun lalu). Kondisi iklim di kedua zama telah terdokumentasi di Eropa Utara, namun belum diketahui apakah kondisi tersebut meluas hingga Antartika.

Kristal ikaite berikatan dengan air di laut dalam saat terbentuk. Selama periode dingin, lapisan es mengembang dan air laut memiliki isotop oksigen yang lebih berat, yakni oksigen 18. Sementara, pada periode hangat, air tawar yang memiliki isotop oksigen lebih ringan, yakni oksigen 16, bercampur dengan air laut di kedalaman.

Untuk mengungkap kondisi iklim, Lu mengukur rasio isotop oksigen di air hidrasi dan di kalsium karbonat. Kondisi iklim di Eropa Utara dalam rentang waktu 2000 tahun dianalisis.

Lu menemukan adanya korelasi langsung antara naik turunnya isotop 18 dengan periode dingin dan hangat.

"Kami menunjukkan bahwa iklim di Eropa Utara mempengaruhi kondisi iklim di Antartika," ungkap Lu seperti dikutip EurekAlert, Rabu (21/3/2012).

Lu lebih gembira karena studi iklim masa lalu ini bisa dilakukan dengan mineral jarang. Mineral jarang kini tengah jadi perhatian dunia karena potensinya mendukung teknologi elektronika dan nano di masa depan.

Hasil studi Lu telah dipublikasikan secara online di jurnal Earth and Planetary Science Letters dan akan diterbitkan dalam versi cetak 1 Apil 2012 mendatang.

sumber
[ Read More ]

Ditemukan, Galaksi Berbentuk Tablet

Alister Graham LEDA 074886, galaksi berbentuk tablet yang baru saja ditemukan.
MELBOURNE, KOMPAS.com — Astronom menemukan galaksi unik bernama LEDA 074886. Galaksi itu berbentuk tablet, memiliki sudut bak obat tablet ataupun iPad.

LEDA 074886 terletak pada jarak 70 tahun cahaya dari Bumi, tepatnya di konstelasi Eridanus. Galaksi ini ditemukan lewat pengamatan dengan teleksop Subaru di Hawaii.

Alister Graham dari Swinburne University of Technology di Australia, astronom penemu galaksi ini, mengatakan, "Awalnya saya kira ini kesalahan. Tapi akhirnya saya tak bisa berhenti tersenyum."

Kebanyakan galaksi berbentuk piringan dengan spiral, ellips ataupun ireguler. Dengan bentuk tablet, galaksi ini adalah sebuah anomali.

Graham mengatakan bahwa galaksi ini terletak di tepian galaksi lain yang lebih masif, bernama NGC 1407. Galaksi tablet ini 50 kali lebih redup dari Bimasakti. Wajar jika eksistensinya lama tak terdeteksi.

Menurut Graham, galaksi tablet ini adalah gabungan dari dua galaksi spiral. Saat bergabung, poros dua galaksi membentuk sudut galaksi tablet.

LEDA 074886 adalah sebuah galaksi hibrida karena memiliki ciri dua galaksi yang bergabung.

Berdasarkan teori, galaksi elips cenderung miskin material pembentuk bintang. Simulasi komputer akan menunjukkan bahwa saat dua galaksi elips bergabung, galaksi balok terbentuk dengan aktivitas bintang minim.

Kontras dengan galaksi elips, model menunjukkan bahwa galaksi dengan gas pembentuk bintang yang banyak tak akan menjadi galaksi tablet jika merger dan memiliki aktivitas bintang tinggi.

LEDA 074886 unik karena selain memiliki bentuk tablet, aktivitas bintang juga terdeteksi di piringannya. Keunikan ini akan membantu astronom mengembangkan model merger galaksi yang lebih kompleks.

Ben More, pakar fisika teoretis dari University of Zurich yang juga terlibat penelitian, akan mengembangkan model pembentukan LEDA 074886 dengan superkomputer tahun ini.

Graham, seperti dikutip National Geographic, Selasa (20/3/2012), menuturkan bahwa model itu akan memprediksi umur bentuk tablet.

Menurut Graham, kecuali LEDA 074886 bisa merger dengan galaksi yang pas, bentuk tablet yang dimilikinya akan hilang dalam beberapa miliar tahun.

Hasil studi Graham dan rekannya akan segera dipublikasikan di Astrophysical Journal.

sumber
[ Read More ]

Teka-teki dalam Evolusi Darwin Terpecahkan

Andrew Young Lalat Apung genus Meliscaeva
OTTAWA, KOMPAS.com - Teori evolusi Darwin, terutama soal adapatasi untuk mendukung kelangsungan hidup, telah menjadi dasar pemahaman dalam ilmu biologi. Namun demikian, banyak hal dalam teori evolusi ternyata masih teka-teki.

Salah satu teka-teki berkaitan dengan mimikri, perilaku meniru spesies atau benda lain untuk mempertahankan diri dari serangan predator.

Berdasarkan teori evolusi, suatu spesies harus memiliki mimikri sebaik mungkin sehingga bisa lolos dari "takdir" menjadi makanan predator. Jika ada individu yang tak mampu melakukan mimikri dengan baik, maka mereka pasti akan menjadi mangsa.

Kenyataan di alam ternyata berbeda. Individu dengan perilaku mimikri yang buruk dan yang baik ternyata hampir sama melimpahnya. Artinya, ada yang tak tepat dalam interpretasi teori evolusi.

Tom Sherratt dari Carleton University di Ottawa, Kanada, melakukan penelitian pada lalat apung (hoverflies) untuk memecahkan teka-teki tersebut.

Lalat apung adalah serangga tak berbahaya yang meniru kenampakan lebah dan tawon agar terhindar dari burung. Selain meniru kenampakan, lalat apung juga meniru suara lebah dan tawon.

Sherratt mempelajari 81 spesies lalat apung dan membandingkan kemiripannya dengan lebah dan tawon. Observasi dilakukan lewat jajak pendapat dan di laboratorium.

Sherratt menunjukkan foto setiap spesies pada beberapa orang dan memintanya memberi nilai dari 1-10 untuk menyatakan kemiripan. Sementara, observasi pada ciri-ciri 81 spesies tersebut juga dilakukan, misalnya dengan melihat sayap, antena dan lainnya.

Berdasarkan penelitian, terungkap bahwa lalat apung yang berukuran lebih besar lebih mirip lebah dan tawon daripada yang kecil. Tampak bahwa seiring pertumbuhan lalat apung, kemampuan mimikri pun bertambah.

'Jika Anda adalah serangga yang kecil, maka burung sudah tak tertarik pada Anda. Anda pada dasarnya tidak menguntungkan sebagai makanan sehingga seleksi pada mimikri lemah," kata Sherrat.

Maka, bagi lalat apung kecil, kemampuan mimikri tak perlu terlalu bagus. Pengembangan kemampuan mimikri yang bagus tak sebanding dengan keuntungannya.

"Tapi jika Anda adalah lalat apung gemuk, maka Anda adalah makanan bagus bagi burung. Dan, dalam kasus itu, Anda akan mengalami seleksi lebih kuat untuk bisa tampak seperti lebah atau tawon sehingga meningkatkan proteksi dari predator," jelas Sherraat seperti dikutip BBC, Rabu (21/3/2012).

Hasil penelitian Sherratt dipublikasikan di jurnal Nature, Rabu kemarin.

sumber
[ Read More ]

Sakramen Tobat - bantuan untuk menerima

Tata Cara Penerimaan Sakramen Tobat

A.    PERSIAPAN
Diluar kamar pengakuan / dalam gereja
1.    Berdoa. Berdoa kepada Allah Roh Kudus untuk memohon pertolongan-Nya, supaya kita dapat mengingat semua kesalahan / dosa yang sudah kita lakukan baik di rumah tarhadap anggota keluarga, di tempat kerja, di sekolah terhadap guru, teman atau dimanapun terhadap siapapun. Berdoalah mohon agar dapat menyesali segala dosa-dosa dangan baik.
Dapat memakai doa pada halaman 5-6
2.    Meneliti Batin. Dapat menggunakan halaman  7-29 (Bila perlu dicatat).
3.    Menyesali segala kesalahan dan dosa kita.

B. SAKRAMEN TOBAT
     Dalam kamar pengakuan
1.    Berlutut di hadapan Imam dan menerima berkat dengan membuat Tanda Salib.
2.    “PENGAKUAN SAYA YANG TERAKHIR ... MINGGU / BULAN / TAHUN YANG LALU"
3.    “DOSA-DOSA SAYA ADALAH ......................... ".
Sesudah menyebutkan semua dosa:
4.    " SAYA MENYESAL ATAS DOSA-DOSA SAYA,
DAN DENGAN HORMAT SAYA MOHON AMPUN DAN DENDA ATAS DOSA-DOSA SAYA”.
5.    Dengarkan Imam memberi nasihat dan denda dosa (penitensi).
6.    BerDOA TOBAT (lihat halaman 22-23)
(Ketika Sakramen Tobat bersama masa Prapaskah/Adven dapat didoakan sesudah Pengakuan.
7.    Imam memberikan pengampunan (absolusi) dalam nama Tuhan Yesus, dengan berkata: "Atas kuasa yang diberikan Allah melalui GerejaNya, aku melepaskan engkau dari semua dosamu. Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus”
(Ketika Imam memberkati, kita membuat Tanda Salib.)
8.    Setelah selesai kita ucapkan: “TERIMA KASIH PASTOR",
lalu keluar dari kamar pengakuan.

C. SESUDAH SAKRAMEN TOBAT
     Diluar kamar pengakuan / dalam gereja
1.    Kita mendoakan doa-doa yang diberikan oleh Imam sebagai denda dosa (penitensi).
2.    Kita mengucap syukur kepada Tuhan yang telah mengampuni dosa-dosa kita. (hlm 30-32)
3.    Kita memohon bantuan Roh Kudus untuk dapat memperbaiki hidup kita dan tidak melakukan kesalahan / dosa lagi.
”Akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang bertobat” (Lukas 15:7a)

Mengaku dosalah sekurang-kurangnya sekali setahun.
DOA SEBELUM MENERIMA
SAKRAMEN TOBAT

(1)
Allah Roh Kudus, tolonglah aku untuk mengingat segala perkataan, perbuatan dan kelalaian yang telah menyakiti orang lain dan yang sudah menyakiti hati Tuhan, dengan melanggar perintah-perintahMu. Bantulah aku untuk menyesali segala dosaku dan dapat mengaku dengan baik. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, Amin.

(2)
Tuhan Yesus, aku menghadap Engkau hendak mengaku dosaku dengan jujur dan baik, agar memperoleh pengampunan. Berkali-kali ya Tuhan, aku berniat sungguh-sungguh hendak menepati janji perintahMu dan menjauhi segala dosa, namun karena kelengahan dan cenderung kepada kejahatan, aku jatuh lagi ke dalam dosa.
Aku sudah berdosa. Lalu kepada siapa lagi aku akan pergi, kalau bukan kepadaMu, ya Yesus yang penuh belas kasih. Untung bagiku, Engkau telah menyediakan sakramen pengampunan dosa, dan Engkau pernah bersabda, “Barang-siapa dosanya Kuampuni, akan Kuampuni.” Apalagi Engkau tidak berkenan menghukum si pendosa, melainkan menghendaki agar ia bertobat dan memperoleh hidup yang kekal. Maka aku memohon, teguhkanlah aku dalam niatku hendak membersihkan jiwaku. Amin.

(3)
Ya Allah yang Maha Kuasa dan Maha Rahim, yang telah menciptakanku dan menebusku dengan darah suci Putra Tunggal-Mu, sudilah melihatku, ya Tuhan, berlutut di kaki-Mu memohon pengampunan-Mu. Aku dengan sangat tulus berniat untuk meninggalkan cara hidupku yang tidak baik, untuk meninggalkan lembah kekelaman dimana aku telah lama tersesat, dan untuk kembali kepada-Mu, sumber air kehidupan.
Aku sekarang berniat untuk menerima Sakramen Tobat. Aku berhasrat untuk mengakukan dosa-dosaku dengan penuh ketulusan kepada-Mu dan kepada Imam-Mu, oleh sebab itu sekarang aku ingin memeriksa batinku dengan sungguh-sungguh.

PENELITIAN BATIN
A.    KASIH TERHADAP ALLAH
•    Apakah aku mengakui kuasa Allah dalam hidupku, ataukah aku mengikuti rencana-rencanaku sendiri; hanya mencari Allah ketika membutuhkan? Apakah hidupku dikuasai oleh ambisi dan keinginan-keinginanku sendiri, karierku, atau kerinduanku akan hormat dari sesama, lebih dari kuasa dan sabda Allah?
•    Apakah aku membuka diri terhadap kasih Allah setiap hari dan mengakui Allah dalam hidupku melalui doa harian?
•    Apakah aku menghormati Allah dengan ikutserta dalam perayaan Ekaristi?
•    Apakah aku menghormati Nama Allah dalam pembicaraanku?

B.    APAKAH KITA MENERIMA HIDUP INI SEBAGAI ANUGERAHNYA?
•    Apakah kita cukup menyediakan waktu setiap harinya untuk menyadari bahwa hidup kita ini anugerah Allah yang istimewa? Ataukah hidup kita sudah dipenuhi dengan begitu banyak acara, kegiatan, rencana, sehingga tak ada waktu lagi untuk Allah?
•    Apakah kita pernah berterimakasih atas hidup yang kita terima? Berdoakah kita sebelum/sesudah tidur?
•    Apakah kita pernah berterimakasih karena makanan yang tersedia bagi kita? Berdoakah kita sebelum/sesudah makan?
•    Apakah kita pernah berterimakasih karena pekerjaan yang bisa kita laksa¬nakan? Berdoakah sebelum/sesudah belajar atau bekerja?
•    Apakah kita pernah berterimakasih karena saudara-saudari yang hidup bersama kita? Pernahkah mendoakan saudara-saudari atau orang tua atau teman-teman kita?
•    Apakah kita berusaha untuk menyadari bahwa diri kita, saudara-saudari kita, teman-teman, tetangga, harta kekayaan kita adalah sungguh-sungguh anugerah Allah bagi kita?
•    Apakah kita percaya bahwa Allah sungguh-sungguh menyertai kita dalam setiap detik kehidupan kita?
•    Apakah kita percaya bahwa Ia sungguh hadir dan berkarya dalam sakramen-sakramenNya yang kudus?
•    Apakah kita menyadari bahwa kita sungguh-sungguh dikasihi Allah?

C.    APAKAH KITA MEMPERKEMBANGKAN HIDUP SEBAGAI ANUGERAH ALLAH?
•    Apakah kita selalu berusaha untuk mencari kehendak Allah: dengan membaca/mendengarkan Kitab Suci, ajaran Gereja, mendengar kan sesama, dengan memperhatikan situasi di sekitar kita?
•    Apakah kita selalu berusaha untuk ikutserta dalam perayaan-perayaan sakramenNya yang kudus?
•    Apakah kita melaksanakan tugas-tugas kita sehari-hari dengan penuh kegembiraan? Atau dengan banyak menggerutu? Ataukah kita lebih banyak menggu¬nakan kesempatan untuk bersantai, bermain-main, ngobrol?
•    Apakah kita selalu berusaha melaksanakan yang terbaik? Apakah kita selalu berusaha untuk menjadi semakin baik? Ataukah kita menyerah kepada pera¬saan malas, frustrasi, putus asa?
•    Apakah kita mempergunakan akal budi kita dengan baik?
•    Apakah kita mampu mengatur perasaan dan emosi kita?
•    Apakah kita mampu mengatur pembicaraan kita? Ataukah kita setiapkali mengumbar saja kata-kata kita tanpa menghiraukan siapapun yang ada di sekitar kita; tanpa peduli apakah kata-kata kita menjatuhkan orang lain, atau menyakiti orang lain, atau merugikan orang lain?
•    Apakah kita selalu berusaha bertingkahlaku baik kepada sesama?
•    Apakah kita cukup memperhatikan sesama yang kekurangan dan menderita?
•    Apakah kita cukup adil dan tidak membeda-bedakan sesama?
•    Apakah kita ikut mengusahakan hidup yang rukun, damai dan sejahtera? Ataukah kita membawa perpecahan, kebingungan, rasa tidak aman dalam masyarakat kita?
•    Apakah kita mempergunakan dengan baik harta kekayaan kita? ataukah kita hambur-hamburkan, kita abaikan, kita biarkan rusak?
•    Apakah kita berani mengakui kekurangan dan kesalahan-kesalahan yang ada di sekitar kita?
•    Apakah kita berani dan cukup berusaha mengatasi kekurangan dan kesalahan yang ada di sekitar kita? Ataukah kita hanya menutup mata?
•    Apakah kita mampu memutuskan tindakan kita sendiri, ataukah kita hanya mengikuti arus masyarakat saja?
•    Apakah kita cukup tekun dan tabah, tidak cepat putus asa?

KASIH TERHADAP SESAMA
•    Apakah aku membangun atau menghancurkan hubunganku dengan sesama anggota keluarga, teman-teman dekat, rekan kerja, tetangga? Apakah kata dan tindakanku mencerminkan egoisme?
•    Apakah aku terlalu memperhatikan diri sendiri, atau memperlihatkan bela¬rasa dan perhatian kepada kata dan perbuatan sesama, termasuk yang mis¬kin, kurang beruntung, sakit dan menderita? Apakah aku mengakui dan melakukan kewajibanku sebagai seorang Katolik yang sadar akan ketidakadi¬lan dalam masyarakat dan menghadapi keadilan?
•    Apakah aku membiarkan diriku sendiri dikuasai oleh perasaan baik di rumah atau di tempat kerja? Apakah aku marah, muram, atau dendam terhadap seseorang, khususnya anggota keluargaku? Berapa lama kusimpan perasaan-perasaan itu? Apakah aku menghadapi dosa dalam kemarahanku, atau memanja¬kannya?
•    Sudahkah aku mengampuni setiap orang yang sudah menyakiti aku? Apakah aku pernah menghancurkan reputasi atau martabat seseorang melalui gosip dan/atau kebohongan/fitnah?
•    Apakah aku menghormati orang tua, memperlihatkan rasa hormat dan taat yang pantas? Apakah aku bersikap sinis atau tak perduli terhadap pemerin¬tah?
•    Apakah aku membiarkan pikiranku dikuasai oleh pikiran-pikiran kotor? Apakah omonganku kasar? Apakah aku membaca bacaan porno atau menonton film dan televisi yang menyusahkan Roh Kudus dalam diriku? Apakah aku bertindak tidak suci dengan diriku sendiri atau dengan sesama? Apakah aku melakukan sendiri atau membantu orang lain melangsungkan pengguguran?
•    Apakah kata dan perbuatanku bisa dipercaya?
•    Apakah aku merusak badanku dengan obat-obatan terlarang, alkohol, makanan yang berlebihan?
•    Apakah aku terlibat dalam takhayul?

KEUTAMAAN MENUJU TUHAN
1.    IMAN: menyerah diri seluruhnya kepada Allah.
DOSA:
-    dengan sadar dan sengaja meragukan tentang Allah, wahyu, perintahNya, GerejaNya.
-    membahayakan iman: mengikuti bacaan, pidato, percakapan, pembicaraan melawan iman.
-    mengikuti takhayul
-    hidup tidak menyatakan iman yang hidup: jarang atau tidak pernah omong tentang Allah dan hal-hal yang berhubungan dengan Allah: karena malu, karena segan, dll.

2.    PENGHARAPAN: Percaya akan kebaikan Allah yang membimbing Alam semesta dan diri kita menuju bahagia
DOSA:
-    tidak ingat kebaikan, kekuatan, dan bantuan Allah
-    mencobai Tuhan: tidak berusaha sendiri untuk kepentingan jasmani dan rohani, tak mengelakkan bahaya.
3.    CINTA KASIH:
a.    Kepada Allah
DOSA:
-    berbicara tidak baik/pantas tentang Allah, gerejaNya, agama, penyelengga¬raanNya.
-    menyebut namaNya tidak dengan hormat/sopan/sembarangan, bersumpah palsu, dusta.
-    sakrilegi: menerima sakramen dalam keadaan tidak siap/tidak pantas, memperlakukan hal (rosario, salib, altar, gereja, patung, dll) atau orang yang sudah disucikan secara tidak pantas.
-    tidak menghargai sabda Allah (Kitab Suci, kotbah di gereja, pengajaran agama, ibadat sabda
-    Melalaikan ibadat: ibadat sabda, Perayaan Ekaristi minggu dan hari besar,
-    melalaikan pantang dan puasa
-    melalaikan hari Minggu sebagai hari Tuhan.

b.    Kepada sesama: Kita tidak hanya harus adil terhadap sesama. Kita harus mengasihi sesama, karena Allahpun mengasihi mereka
DOSA:
-    tidak peduli akan kebutuhan jasmani/rohani sesama, tak membantu yang membutuhkan pertolongan.
-    karena perbuatan/perkataan/kelalaian kita, orang lain jatuh (bertindak sembrono, tidak peduli akibat buruknya bagi orang lain)
-    kurang menghargai dan menghormati sesama
-    tak senang kalau orang lain beruntung. Gembira kalau orang lain malang atau kurang beruntung.
-    Kurang mengusahakan hormat, ketaatan, bantuan kepada orang tua

KEUTAMAAN KESUSILAAN
1.    KEADILAN: memberi kepada setiap orang apa yang menjadi haknya, khususnya kepada orang yang lebih kecil/bawahan. Dosa makin besar makin besar rugi yang harus ditanggung si korban.
DOSA:
-    membunuh, melukai, memfitnah
-    mencuri, menipu, merusak milik orang lain, tak mengembalikan pinjaman, tak memberi upah adil
-    menindas, boros, tak hati-hati terhadap barang milik orang lain (umum)
-    bohong, fitnah, mengumpat, membuka rahasia

2.    KEMURNIAN: mengarahkan pikiran dan perasaan lebih pada hal-hal yang membangun kerajaan Allah di dunia ini
DOSA:
-    terlalu memikirkan/dengan sengaja dan secara keterlaluan menikmati kese¬nangan seksual: pikiran, percakapan, perbuatan, gambar, bacaan, pendenga¬ran; baik sendiri maupun dengan orang lain.
-    berjinah
-    tak mengelakkan bahaya kemurnian

3.    BERLEBIH-LEBIHAN: dalam pemakaian barang duniawi (makan, minum, harta benda) sehingga lupa bahwa semua itu hanya sarana untuk mengabdi Tuhan
DOSA: boros, mabuk, judi, menumpuk harta tanpa perlu

4.    KERENDAHAN HATI: berani bertindak mengabdi Allah dengan sadar bahwa semua berasal dari Allah.
DOSA:
-    khawatir dan takut dalam bahaya atau terhadap omongan, celaan, dan ejekan orang. Menyerah kepada rasa malu. Memberi jalan kepada yang jahat, kompromistis. Tak mau bergiat untuk Kerajaan Allah dalam hidup bermasyara¬kat, di tempat kerja.
-    angkuh, sombong
-    mencari pujian, penghargaan bagi diri sendiri. Tak mau melihat kekurangan sendiri. Tak mau melihat keutamaan orang lain. Tak tahu terima kasih kepada Allah ataupun sesama.
-    Cepat malu atas kekurangan pribadi, tak mau menerima teguran/kritik, tak mau mengaku salah meski memang salah.

KASIH TERHADAP ALLAH
•    Apakah aku mengakui kuasa Allah dalam hidupku, ataukah aku mengikuti rencana-rencanaku sendiri; hanya mencari Allah ketika membutuhkan? Apakah hidupku dikuasai oleh ambisi dan keinginan-keinginanku sendiri, karierku, atau kerinduanku akan hormat dari sesama, lebih dari kuasa dan sabda Allah?
•    Apakah aku membuka diri terhadap kasih Allah setiap hari dan mengakui Allah dalam hidupku melalui doa harian?
•    Apakah aku menghormati Allah dengan ikutserta dalam perayaan Ekaristi?
•    Apakah aku menghormati Nama Allah dalam pembicaraanku?
KASIH TERHADAP SESAMA
•    Apakah aku membangun atau menghancurkan hubunganku dengan sesama anggota keluarga, teman-teman dekat, rekan kerja, tetangga? Apakah kata dan tindakanku mencerminkan egoisme?
•    Apakah aku terlalu memperhatikan diri sendiri, atau memperlihatkan bela¬rasa dan perhatian kepada kata dan perbuatan sesama, termasuk yang mis¬kin, kurang beruntung, sakit dan menderita? Apakah aku mengakui dan melakukan kewajibanku sebagai seorang Katolik yang sadar akan ketidakadi¬lan dalam masyarakat dan menghadapi keadilan?
•    Apakah aku membiarkan diriku sendiri dikuasai oleh perasaan baik di rumah atau di tempat kerja? Apakah aku marah, muram, atau dendam terhadap seseorang, khususnya anggota keluargaku? Berapa lama kusimpan perasaan-perasaan itu? Apakah aku menghadapi dosa dalam kemarahanku, atau memanja¬kannya?
•    Sudahkah aku mengampuni setiap orang yang sudah menyakiti aku? Apakah aku pernah menghancurkan reputasi atau martabat seseorang melalui gosip dan/atau kebohongan/fitnah?
•    Apakah aku menghormati orang tua, memperlihatkan rasa hormat dan taat yang pantas? Apakah aku bersikap sinis atau tak perduli terhadap pemerin¬tah?
•    Apakah aku membiarkan pikiranku dikuasai oleh pikiran-pikiran kotor? Apakah omonganku kasar? Apakah aku membaca bacaan porno atau menonton film dan televisi yang menyusahkan Roh Kudus dalam diriku? Apakah aku bertindak tidak suci dengan diriku sendiri atau dengan sesama? Apakah aku melakukan sendiri atau membantu orang lain melangsungkan pengguguran?
•    Apakah kata dan perbuatanku bisa dipercaya?
•    Apakah aku merusak badanku dengan obat-obatan terlarang, alkohol, makanan yang berlebihan?
•    Apakah aku terlibat dalam takhayul?

“Tuhan selalu sedia mengampuni orang yang bertobat dengan seluruh hidupnya.”
PENELITIAN BATIN OMK

Handphone/telpon:
Anugerah Tuhan untuk berkomunikasi, membangun relasi, mencari informasi, rekreasi sesaat, refreshing dengan lagu atau radio atau klip.
Maka:
1.    Mendukung berdoa: mengagumi Tuhan, bersyukur dan berterima kasih kepadaNya
2.    Dapat dipakai untuk mewartakan sabda Tuhan: meneguhkan, menghibur, tetapi juga mengingatkan
3.    Membangun iman, harapan, dan kasih, juga kesetiaan
Bahaya dosa:
1.    Boros: pemakaian tak terkendali. Maunya telpon/ sms/ chating terus.
2.    Memakainya untuk mengganggu orang lain: parahnya sampai meneror
3.    Menjerumuskan diri kepada ketidaksetiaan
4.    Terbawa oleh mode nya: setahun bisa ganti 5 kali
5.    Bahaya internet: penyesatan, pornografi, kekerasan

Game:
Anugerah Tuhan agar manusia dapat menghibur diri, menemukan kesenangan, menyegarkan otak.
Maka:
1.    Membangun rasa syukur, terima kasih, dan kagum kepada Tuhan
2.    Membantu menyadari bakat dari Tuhan dan mengembangkan ketrampilan
3.    Syukur kalau tertuntun untuk bercita-cita menciptakan game sendiri
Bahaya dosa:
1.    Melupakan Tuhan dan sesama
2.    Membiarkan diri menjadi kecanduan
3.    Menggunakan sebagian besar waktu untuk bermain game: melupakan doa, relasi dengan keluarga/teman/tetangga, tugas utama dan dengan demikian
4.    Membiarkan kepribadiannya tidak bertumbuh, kerdil.
5.    Merusak kepribadiannya dengan game yang tidak sehat.

Narkoba:
Obat-obatan yang juga ditumbuhkan oleh Tuhan di bumi ini dan dapat dipakai untuk pengobatan (berarti dengan resep dokter). Menurut informasi, kalau dipakai dalam rangka pengobatan, harganya sangat murah.
Maka:
1.    Membantu untuk berterimakasih kepada Tuhan yang memberi sarana kesehatan
2.    Membantu proses penyehatan dari suatu sakit.
Bahaya dosa: PENYALAHGUNAAN
1.    Menggunakan hanya untuk kesenangan, bergaya, sok-sok-an
2.    Membiarkan diri menjadi kecanduan: sampai merusak badan dan jiwa
3.    Menjerumuskan oranglain dalam penyalahgunaan: bandar, pengedar.

Internet:
Anugerah Tuhan kepada manusia untuk beranekaragam kepentingan: mempersatukan manusia dari berbagai tempat yang berjauhan, sumber informasi, refreshing dengan game, jual beli, dll
Maka:
1.    Membantu untuk semakin mengagumi Tuhan dan karyaNya yang hebat
2.    Membantu untuk membuka wawasan sehingga semakin mendunia.
3.    Membantu untuk membangun relasi dengan yang berjauhan tempat tinggalnya
4.    Dapat ikut serta mempersatukan umat manusia dalam kedamaian

Bahaya dosa:
1.    Melupakan relasi dengan Tuhan (doa) dan relasi dengan sesama
2.    Mencari informasi yang dapat menghancurkan pribadi (pornografi, tingkah laku menyimpang,)
3.    Menjerumuskan diri pribadi menjadi pribadi yang tidak jelas: dengan kerahasiaan diri mengacau di sana sini
4.    Membongkar rahasia orang lain
5.    Merusak hasil karya orang lain.
6.    Menjerumuskan diri dalam pencurian: pembajakan
7.    Merusak nama baik orang lain

Pacar:
Diberikan Tuhan sebagai calon pendamping hidup kita, seharusnya membawa kita lebih lagi rindu datang kepada Tuhan.
Maka:
1.    Mendorong kita untuk semakin menemukan Tuhan dan karyaNya dalam dirinya
2.    Membantu kita untuk melaksanakan tugas perutusan: memperkenalkan Tuhan dan karyaNya
3.    Menyemangati kita dalam membangun diri menjadi semakin oke di hadapan Tuhan dan sesama
Bahaya dosa:
1.    Malah membawa kita semakin menjauh dari Tuhan, menjadi jarang menghadiri misa, jarang berdoa, dll
2.    Membuat kita menempatkan Tuhan, orang tua, study/pekerjaan di nomor sekian karena hampir seluruh waktu, uang dan tenaga tersita untuk memperhatikan pacar
3.    Membiarkan diri kita tergoda untuk berbuat hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan ketika pacaran (berzinah)

Uang
Dapat membeli banyak hal. Uang dapat dipakai untuk menunjang kehidupan dan memuliakan uang, tapi uang juga dapat menjauhkan orang dari Tuhan dan sesama.
Maka:
1.    Membuat kita menyadari betapa baiknya Tuhan: berkatNya berlimpah
2.    Mengajak kita untuk bersyukur karena sarana yang praktis untuk tukar menukar barang
3.    Membantu kita untuk dapat berbelaskasihan dan bersikap adil
Bahaya dosa:
1.    Menjadi hamba uang, melakukan banyak hal dengan motivasi memperoleh uang
2.    Menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang

Pekerjaan
Diberikan Allah sebagai anugrah untuk memuliakan Allah, mendapatkan uang untuk menghidupi diri dan keluarga serta aktualisasi diri.
Maka:
1.    Membuat kita bersyukur karena boleh ikutserta dalam karya Tuhan
2.    Membuat kita bersyukur dan berbangga karena dapat mengembangkan talenta kita
3.    Membuat kita bersyukur karena dapat bekerjasama membangun dunia
Bahaya Dosa:
1.    Menomorsatukan pekerjaan di atas segalanya, termasuk diatas Tuhan, keluarga dan sesama demi mengejar parir dan uang
2.    Menghalalkan segala cara demi kenaikan gaji dan pangkat, termasuk ‘sikut sana sikut sini’
3.    Bekerja hanya bila dilihat boss
4.    Mencuri waktu dan korupsi dalam pekerjaan

Makanan
Manusia makan untuk hidup dan bukan hidup untuk makan. Tetapi seringkali hal terakhir yang terjadi.
Maka:
1.    Membuat kita bersyukur pada karya penyelenggaraan Tuhan
2.    Mempersatukan kita dalam berbagi karya pemeliharaan Tuhan itu (makan bersama atau bagi-bagi makanan)
3.    Membantu kita untuk menikmati kehidupan

Bahaya Dosa:
1.    Makan mengikuti hawa nafsu (rakus) sehingga kesehatan menjadi terganggu (kolestrol, gula, darah tinggi)
2.    Makan dengan serakah, tanpa mengindahkan orang lain, hanya memikirkan diri sendiri ketika keadaan mengharuskan berbagi, takut tidak kebagian
3.    Membuang-buang makanan, padahal begitu banyak orang yang tidak bisa makan

SESUDAH MENERIMA SAKRAMEN TOBAT

DOA TOBAT
(Puji Syukur No.25)

Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan maha baik bagiku.

Aku benci akan segala dosaku,
dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi.Allah yang maha murah, ampunilah aku, orang berdosa.
Amin. 

DOA TOBAT
Puji Syukur No. 26)

Ya Allahku, Engkaulah yang harus kukasihi lebih dari segala sesuatu.
Aku menyesal sungguh atas dosa-dosaku.
Dengan sengaja aku berbuat salah dan tidak mau berbuat baik.
Aku telah berdosa terhadap Engkau.

Dengan pertolongan rahmat-Mu,
aku berniat teguh untuk bertobat,
dan untuk tidak berdosa lagi.
Berilah aku kekuatan untuk menghindari
apa saja yang menjerumuskan aku ke dalam dosa.

Ya Allah, kasihanilah aku, dalam nama Yesus Kristus, Juruselamatku,
yang telah menderita sengsara dan wafat bagiku.
 (Amin)

SYUKUR ATAS PENGAMPUNAN
(Puji Syukur No. 27)

Allah yang maharahim, Engkau tidakenghendaki kematian orang berdosa.
Sebaliknya Engkau menghendaki supaya kami bertobat dan hidup. Maka engkau mengundang orang berdosa supaya bertobat, dan kepada kami yang bertobat Engkau melimpahkan pengampunan. Kesalahan kami Engkau hapuskan, dan dosa kami tidak Kau ingat lagi.

Terima kasih, ya Allah, atas pengampunan yang Kau berikan kepada kami. Semoga sukacita di surga karena satu orang berdosa bertobat juga menjadi sukacita kami. Semoga sukacita pengampunan ini, mendorong kami selalu hidup rukun dan damai dengan seluruh umat-Mu.

Ya Allah, perkenankanlah kini kami pergi dalam damai, dan selalu ingat akan sabda Putra-Mu yang menghendaki kami tidak berbuat dosa lagi.
(Amin)

sumber
[ Read More ]

Santo Yosef

19 Maret
 
St. Yusuf dengan Kanak-Kanak Yesus St. Yosef adalah seorang santo besar. Ia adalah bapa asuh Yesus dan suami Santa Perawan Maria. Yosef memperoleh hak istimewa untuk merawat Putra Allah sendiri, Yesus, serta BundaNya, Maria. Yosef seorang yang miskin sepanjang hidupnya. Ia harus bekerja keras dalam bengkel tukang kayunya, tetapi ia tidak berkeberatan. Ia bahagia dapat bekerja bagi keluarga kecilnya. Ia amat mengasihi Yesus dan Maria.

Apa pun yang Tuhan ingin ia lakukan, St. Yosef segera melaksanakannya, tak peduli betapa sulit hal tersebut. Ia seorang yang rendah hati serta tulus hati, lemah lembut serta bijaksana. Yesus dan Maria mengasihinya serta taat kepadanya sebab Tuhan telah menjadikannya kepala rumah tangga mereka. Betapa bahagianya St. Yosef dapat hidup bersama dengan Putra Allah sendiri. Yesus taat kepadanya, membantunya serta mengasihinya. Kita biasa memohon bantuan doa St. Yosef sebagai pelindung mereka yang sedang menghadapi ajal, sebab kita percaya bahwa St. Yosef meninggal dunia dengan damai dalam pelukan Yesus dan Bunda Maria.

St. Theresia dari Avila memilih St. Yosef sebagai pelindung ordonya, ordo para biarawati Karmelit. Ia menaruh pengharapan besar dalam memohon bantuan doa St. Yosef. “Setiap kali aku meminta sesuatu kepada St. Yosef,” demikian katanya, “ia selalu memperolehkannya bagiku.”

Paus Pius IX menyatakan St. Yosef sebagai pelindung Gereja Universal.

“Apa yang telah dijanjikan Allah yang baik kepada mereka (para nabi dan para bapa bangsa), ia gendong dalam pelukannya.” ~ St. Bernardin dari Siena   
[ Read More ]

 
Copyright © Yohanes Danni Prihartanto is proudly powered by Blogger.com | Blogger Templates Design by Free Blogger Templates
Support by Unique Pictures and Funny Photos | The Second Daily News | Mobile Phone News | Daily Digital Technology